Portal Pantura – Ratusan warga belajar memadati kawasan wisata Tuk Sirah Pemali, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Minggu (7/6/2026). Mereka hadir dalam Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan atau JAWARA 2026 — sebuah perayaan semangat belajar yang tak pernah padam.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma turun langsung ke lokasi. Ia menegaskan, pendidikan kesetaraan bukan sekadar program pelengkap. Ini adalah jembatan nyata bagi masyarakat yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal.
“Pendidikan adalah hak setiap warga negara. Melalui pendidikan kesetaraan, kita membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas diri, memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan masa depan yang lebih baik,” ujar Paramitha.
Ia menyampaikan apresiasi kepada warga belajar, pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), dan para tutor. Mereka dinilai sebagai ujung tombak pendidikan nonformal di Kabupaten Brebes.
Pemerintah Kabupaten Brebes, kata Paramitha, berkomitmen terus memperkuat pendidikan nonformal. Tujuannya jelas: mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan mencetak SDM yang produktif serta berdaya saing.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak semata ditentukan oleh infrastruktur fisik. Kualitas manusianya justru menjadi penentu utama.
“Semangat belajar sepanjang hayat perlu terus ditumbuhkan di tengah masyarakat,” tegasnya.
JAWARA 2026 dirancang bukan sekadar seremonial. Kegiatan ini memadukan aktivitas edukatif, kreatif, dan rekreatif. Peserta dari berbagai kecamatan unjuk potensi, kreativitas, dan prestasi masing-masing.
Suasana penuh antusias mewarnai jalannya acara di tengah panorama alam Tuk Sirah Winduaji. Interaksi lintas kecamatan mencerminkan semangat kolaborasi dan tekad untuk terus berkembang.
Paramitha berharap kegiatan serupa digelar secara rutin dan berkelanjutan. Dengan semakin kuatnya pendidikan kesetaraan, lebih banyak warga Brebes bisa mengakses pendidikan, memperluas peluang kerja, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes, Forum Komunikasi PKBM, unsur Forkopimcam Paguyangan, para pengelola PKBM, tutor, serta ratusan warga belajar dari berbagai kecamatan.***

