Portal Pantura – Langit Tegal pagi itu cerah, seolah ikut memberi hormat pada momentum sakral bangsa. Dentingan semangat kemerdekaan terasa hingga ke akar rumput.
Dan ketika seluruh elemen masyarakat berkumpul di Lapangan Pemkab Tegal. Di tengah barisan kehormatan itu, hadir dengan tegak dan penuh kebanggaan Perhutani KPH Pekalongan Barat.
Mewakili institusi yang telah puluhan tahun menjaga rimba raya dan keberlangsungan alam, Wakil Administratur Triyono tampil sebagai duta kehormatan Perhutani dalam Upacara Peringatan HUT ke-80 RI.
Bukan sekadar hadir, Perhutani berdiri sejajar dengan Forkopimda Kabupaten Tegal, TNI-Polri, Ketua DPRD, Legiun Veteran RI, tokoh masyarakat dan Inilah kolaborasi nyata antara masa lalu, masa kini, dan masa depan bangsa!
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, yang juga bertindak sebagai inspektur upacara.
Dengan suara mantap dan sorot mata penuh keyakinan, beliau membacakan pesan kemerdekaan yang sarat makna. Puncak peringatan ditandai pengibaran Bendera Merah Putih.
“Mari isi kemerdekaan ini dengan kerja nyata. Kita bersatu, kita berdaulat, rakyat sejahtera, dan Indonesia semakin maju!” seru Bupati Ischak dengan semangat membara.
Kepada media, Triyono menyampaikan rasa hormat dan bangga atas keikutsertaan Perhutani dalam peringatan tersebut.
“Ini bukan hanya kehormatan, tapi bentuk komitmen kami sebagai bagian dari elemen pembangunan nasional.
Momentum ini harus kita jaga dan kita isi bukan dengan hura-hura, tapi dengan langkah konkret untuk membangun bangsa secara berkelanjutan.”
Perhutani, lanjutnya, hadir bukan hanya untuk melindungi hutan, tetapi juga untuk menanam harapan, serta menumbuhkan kesejahteraan, dan menjaga kondusivitas wilayah demi masa depan Indonesia yang lestari dan bermartabat.
Dan Hari ini, Minggu 17 Agustus 2025 Perhutani KPH Pekalongan Barat ada dan membuktikan: bahwa tugas menjaga alam adalah bagian dari perjuangan menjaga kemerdekaan.***
Tim Redaksi
