IKLAN
News

PERHUTANI, KPH Pekalongan Barat Ukir Semangat Pancasila di Hati Rimbawan

Avatar photo
×

PERHUTANI, KPH Pekalongan Barat Ukir Semangat Pancasila di Hati Rimbawan

Sebarkan artikel ini

Portal Pantura – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Perhutani, bukan sekadar sebagai laporan kegiatan, tetapi bentuk apresiasi terhadap semangat dan dedikasi para rimbawan di seluruh penjuru negeri.

Suasana pagi yang tenang di halaman kantor Perhutani KPH Pekalongan Barat mendadak terasa khidmat dan penuh makna.

Rabu, 1 Oktober 2025, puluhan karyawan berkumpul mengenakan seragam lengkap, berdiri tegap, dan menyatukan hati dalam satu semangat, mengenang, menghormati nilai-nilai Pancasila yang telah mengakar dalam perjalanan bangsa Indonesia.

iklan

Tanpa hiruk pikuk, tanpa protokoler yang berlebihan. Namun, justru kesederhanaan itulah, esensi dari Hari Kesaktian Pancasila dirasakan lebih dalam.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Prasetyo Lukito, Administratur/KKPH Pekalongan Barat, memimpin langsung jalannya upacara.

Meski tanpa pengibaran bendera karena telah terpasang sebelumnya, dan tanpa amanat resmi, diikuti seluruh peserta setiap rangkaian dengan penuh rasa hormat.

Dari pembacaan Pancasila, pembukaan UUD 1945, hingga ikrar dan doa bersama, suasana haru dan nasionalisme seolah menyelimuti setiap langkah prosesi.

Para peserta yang terdiri dari karyawan tetap, tenaga outsourcing, TPM (Tenaga Pendamping Masyarakat), karyawan koperasi, hingga siswa magang, semua larut dalam suasana.

“Upacara ini bukan sekadar hanya rutinitas tahunan, Ini adalah pengingat semangat Pancasila harus terus hidup di dalam setiap tindakan kita sehari-hari, dalam dedikasi kita sebagai rimbawan.”

Tema tahun ini, “Pancasila Pererat Bangsa, Menuju Indonesia Raya”, merefleksikan peran penting persatuan, gotong royong dalam membangun bangsa nilai-nilai yang juga sejalan dengan semangat Perhutani dalam menjaga hutan dan memberdayakan masyarakat sekitar.

Kegiatan serupa dilaksanakan di seluruh wilayah kerja KPH Pekalongan Barat termasuk di tingkat BKPH, dengan mengikuti upacara di masing-masing kecamatan.

Ini menunjukkan semangat memperingati Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya terpusat di kantor pusat, tapi menjalar hingga ke pelosok hutan yang mereka jaga.

Bagi keluarga besar Perhutani, menjaga hutan bukan hanya tentang pohon atau tanah. Ini adalah tentang menjaga keberlanjutan hidup, menjaga masa depan anak cucu, dan menjaga warisan bangsa.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menanamkan semangat patriotisme dan jiwa korsa kepada setiap insan Perhutani,” tambah Prasetyo.

Di tengah tantangan zaman, globalisasi, dan perubahan iklim, Pancasila menjadi kompas moral, di tengah rimbunnya hutan Pekalongan Barat.

Para rimbawan berdiri teguh, menjunjung tinggi nilai-nilai itu, dalam diam mereka bekerja, dalam sunyi mereka berjuang untuk Indonesia Raya.***

 

Tim Redaksi

Cahyo
Reporter Cahyo
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
IKLAN
Cahyo

Terbaru dari Cahyo

iklan