UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Polres Brebes Gencarkan Sosialisasi Anti Premanisme, Jamin Keamanan Investasi dan Masyarakat

Avatar photo
×

Polres Brebes Gencarkan Sosialisasi Anti Premanisme, Jamin Keamanan Investasi dan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Polres Pantura, – menegaskan komitmennya untuk memberantas aksi premanisme yang dinilai meresahkan masyarakat dan menghambat iklim investasi di wilayah tersebut. Penegasan ini disampaikan Kapolres , AKBP Achmad Oka Mahendra, dalam rapat koordinasi tiga pilar anti premanisme yang digelar di Pendopo Kabupaten .

Menurut Kapolres, aksi premanisme dalam berbagai bentuk, baik yang dilakukan secara individu maupun kelompok, harus dihentikan demi menciptakan suasana kondusif di . Ia menekankan bahwa Polri tengah menjalankan operasi nasional yang secara khusus menyasar praktik-praktik premanisme, termasuk yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas) atau kelompok tertentu.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar proses investasi dan pembangunan di Kabupaten terbebas dari gangguan premanisme,” ujar AKBP Oka.

iklan

Operasi ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan sandi “Operasi Aman Candi 2025”, dan telah berlangsung di wilayah Jawa Tengah sejak 12 Mei 2025. Fokus utama operasi ini mencakup penindakan terhadap pemerasan, pungutan liar, ancaman, intimidasi, pengeroyokan, hingga penganiayaan.

Kapolres menjelaskan bahwa operasi ini mengedepankan pendekatan hukum, didukung oleh kegiatan intelijen, preemtif, serta preventif. Ia menegaskan bahwa Polri tidak akan mentolerir tindakan yang meresahkan masyarakat, terutama jika mengganggu stabilitas daerah dan investasi.

“Polri berkomitmen untuk memberantas segala bentuk premanisme yang selama ini menjadi sumber keresahan dan menghambat pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Oka juga meminta dukungan dari semua pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat lainnya. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Bupati Hj. Paramitha Widya Kusuma, Dandim 0713 Letkol Inf. Sapto Broto, dan Kepala Kejaksaan Negeri Yadi Rahmat Sunaryadi. Ketiganya sepakat memberikan dukungan penuh terhadap langkah kepolisian.

Bupati menyampaikan bahwa keamanan merupakan salah satu prasyarat utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia berharap kehadiran pemerintah, TNI, dan Polri bisa memberikan rasa aman bagi pelaku usaha serta masyarakat umum.

“Dengan terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman, kami yakin sektor investasi di akan semakin berkembang,” ucapnya.

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P