Portal Pantura, Brebes – Polres Brebes memperketat pengawasan keselamatan di objek wisata pesisir menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan dan menjaga keamanan pengunjung.
Pulau Cemara di Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari menjadi salah satu fokus pemantauan. Objek wisata ini membutuhkan penyeberangan sungai selama 20 menit untuk mencapai lokasinya.
Tinjauan Langsung Wakapolres
Wakapolres Brebes Kompol Purbo Adjar Waskito memimpin peninjauan ke lokasi pada Sabtu (27/12/2025). Tim Satgas Operasi Lilin Candi (OLC) 2025/2026 ikut mendampingi dalam kegiatan ini.
Petugas berbincang langsung dengan pengelola wisata dan wisatawan di dermaga penyeberangan. Pendekatan humanis dipilih untuk memastikan pesan keselamatan tersampaikan dengan baik.
“Kami tekankan kepada pengelola untuk memastikan semua penumpang perahu memakai jaket pelampung,” ujar Kompol Purbo di lokasi.
SOP Keselamatan Air Wajib Diterapkan
Pengelola wisata diminta menerapkan Standar Operasional Prosedur keselamatan secara ketat. Penggunaan life jacket bagi seluruh penumpang menjadi kewajiban utama.
Akses menuju Pulau Cemara yang harus menyusuri sungai memerlukan kewaspadaan ekstra. Kondisi air dan cuaca harus diperhitungkan sebelum keberangkatan.
Selain keselamatan fisik, wisatawan diimbau waspada terhadap tindak kriminalitas. Barang bawaan harus dijaga dengan baik dan kendaraan dipastikan terkunci.
Cakupan Operasi Lilin Candi
Operasi Lilin Candi tidak hanya fokus pada pengamanan ibadah dan lalu lintas. Area publik dan tempat hiburan juga masuk dalam cakupan pengawasan.
“Kami ingin masyarakat berlibur dengan tenang. Pengelola bisa langsung berkoordinasi dengan petugas jika ada situasi darurat,” tambah Kompol Purbo.
Polres Brebes menempatkan personel di berbagai titik strategis. Pos pengamanan disiapkan untuk respons cepat terhadap kejadian tak terduga.
Target Zero Accident
Kasatgas Humas Polres Brebes Iptu Indra Prasetyo menyampaikan harapan tinggi untuk periode libur ini. Kesadaran kolektif antara pengelola dan pengunjung menjadi kunci keberhasilan.
“Harapan kami aktivitas wisata selama Nataru berlangsung aman dan nihil kecelakaan,” kata Iptu Indra pada Minggu (28/12/2025).
Masyarakat diajak aktif melaporkan gangguan keamanan. Laporan bisa disampaikan melalui pos pengamanan terdekat atau Call Center 110.

