Portal Pantura, Brebes – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Brebes pada Selasa (27/1/2026). Agenda utama: membahas strategi pertanian progresif untuk mewujudkan swasembada pangan.
Rombongan Komisi E DPRD Jateng diterima Wakil Bupati Brebes, Wurja, di Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes. Pertemuan ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sektor pertanian.
Brebes: Lumbung Padi Jawa Tengah
Wurja menegaskan posisi strategis Brebes dalam ketahanan pangan nasional. Kabupaten ini menjadi salah satu sentra produksi padi dengan luas lahan sawah yang signifikan.
“Kontribusi produksi beras Brebes relatif stabil bagi ketersediaan pangan regional,” kata Wurja.
Ia menambahkan, kunjungan ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas kebijakan pertanian. Termasuk melihat keselarasan program provinsi dan kabupaten.
Empat Pilar Pertanian Progresif
Pemkab Brebes memaparkan empat arah kebijakan pembangunan pertanian progresif:
Pertama, optimalisasi lahan pertanian. Pemerintah kabupaten fokus memaksimalkan produktivitas lahan sawah yang ada.
Kedua, pemanfaatan teknologi pertanian modern. Teknologi menjadi kunci meningkatkan efisiensi dan hasil panen.
Ketiga, penguatan kelembagaan petani. Organisasi petani akan diperkuat agar lebih berdaya dalam menghadapi tantangan.
Keempat, pengembangan sistem pertanian terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pendekatan ini mencakup produksi hingga pemasaran hasil pertanian.

