Portal Pantura, Pemalang – Enam santri Pesantren Tahfidz dan Digital Marketing Nihadlul Qulub sukses menapaki Puncak Surono, titik tertinggi Gunung Slamet yang merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa. Ekspedisi bertajuk Tadabbur Jibal Slamet ini bukan sekadar petualangan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual penuh dzikir dan perenungan di tengah hamparan alam.
Pendakian Panjang Jalur Permadi
Perjalanan dimulai Kamis 7 Agustus 2025 pukul 08.00 WIB dari Basecamp Permadi, Guci, Kabupaten Tegal. Jalur ini dikenal panjang dan menantang, dengan total waktu tempuh 6,5 jam hingga Pos 4.
Kyai Ali Sobirin, pimpinan tim, mengungkap alasan memilih jalur ini.
“Kami memilih jalur Permadi karena sejalan dengan semangat tadabbur: perlahan tapi penuh makna,” ujarnya.
Etape pendakian terbagi dalam empat segmen:
Basecamp–Pos 1: Jalur landai, pemanasan awal.
Pos 1–Pos 2: Tanjakan mulai menguji napas dan fisik.
Pos 2–Pos 3: Relatif datar, cocok untuk jeda.
Pos 3–Pos 4: Panjang dan melelahkan, menguras stamina.
Menembus Dingin Menuju Puncak
Pendakian puncak dimulai Jumat dini hari pukul 03.00 WIB. Jalur terjal dan udara tipis membuat perjalanan menjadi ujian sesungguhnya.
Tim Redaksi
