Portal Pantura, Brebes – Komitmen membangun infrastruktur desa tetap dijaga oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes di tengah bulan suci Ramadan. Pekerjaan pengecoran jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik utama program tersebut terus dikebut demi memastikan target penyelesaian tercapai tepat waktu.
Memasuki hari-hari awal puasa, aktivitas di lokasi proyek tetap berjalan normal. Personel TNI bersama warga setempat bahu-membahu menyelesaikan proses pengecoran jalan yang selama ini dinantikan masyarakat. Terik matahari dan kondisi fisik saat berpuasa tidak mengurangi ritme kerja di lapangan.
Komandan SSK Satgas TMMD Reguler ke-127, Kapten Inf Suwarno, menegaskan bahwa ibadah puasa tidak menjadi hambatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, semangat prajurit justru semakin terpacu karena pembangunan jalan tersebut memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
“Puasa bukan alasan untuk menurunkan produktivitas. Kami tetap fokus melaksanakan pengecoran jalan sesuai rencana. Jalan ini sangat dibutuhkan warga untuk memperlancar akses hasil pertanian dan kegiatan sehari-hari,” ujar Kapten Inf Suwarno saat ditemui di lokasi kegiatan, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan, sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan. Gotong royong yang terjalin selama proses pengerjaan tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan warga desa.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor yang bertujuan mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar. Pengecoran jalan dalam program ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Secara terpisah, Komandan Kodim 0713/Brebes sekaligus Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan apresiasinya atas dedikasi prajurit dan partisipasi aktif masyarakat selama Ramadan.
Menurutnya, profesionalisme dan kedisiplinan tetap menjadi prioritas, termasuk dalam menjaga mutu hasil pekerjaan. Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas konstruksi.
“Kami mengapresiasi semangat anggota Satgas dan masyarakat yang tetap bekerja maksimal. Meski dalam suasana berpuasa, standar kualitas pengecoran harus tetap sesuai spesifikasi teknis yang telah direncanakan,” kata Letkol Inf Ambariyantomo.
Ia menambahkan, pengawasan di lapangan terus dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai prosedur. Dengan demikian, hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang tanpa menimbulkan persoalan teknis di kemudian hari.
Bagi warga, keberadaan jalan yang layak menjadi kebutuhan mendesak. Selama ini, akses yang terbatas sering kali menghambat distribusi hasil pertanian serta aktivitas pendidikan dan pelayanan kesehatan. Dengan adanya peningkatan kualitas jalan melalui pengecoran beton, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih aman dan efisien.
Semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan TMMD juga menjadi nilai tambah tersendiri. Keterlibatan masyarakat secara langsung dalam proses pembangunan mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi ruh dari program tersebut.
Di tengah suasana Ramadan, kegiatan pembangunan tetap berjalan sebagai wujud tanggung jawab dan pengabdian kepada bangsa. Satgas TMMD Kodim 0713/Brebes memastikan bahwa setiap tahapan pekerjaan diselesaikan dengan optimal, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas.***

