Portal Pantura, Brebes – Dukungan terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tak hanya menyentuh aspek fisik pembangunan, tetapi juga kesehatan personel yang bertugas di lapangan. Untuk memastikan kondisi psikologis prajurit tetap stabil, Puskesmas Banjarharjo menggelar pemeriksaan kesehatan mental bagi anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/02/2026) di lokasi TMMD Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Tim medis hadir langsung di lokasi guna melakukan screening jiwa kepada seluruh personel yang terlibat dalam program lintas sektoral tersebut.
Koordinator kegiatan sekaligus Petugas Jiwa Puskesmas Banjarharjo, Agus Rahmat Siswoyo, S.Kep., Ners., menjelaskan bahwa pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam menjaga performa prajurit selama menjalankan tugas. Menurutnya, tekanan pekerjaan di lapangan berpotensi memicu stres apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Personel Satgas bekerja dengan ritme tinggi, target waktu yang ketat, serta berada jauh dari keluarga. Kondisi ini bisa menimbulkan kelelahan mental jika tidak dikelola dengan baik. Screening ini bertujuan untuk mendeteksi potensi gangguan psikologis sedini mungkin,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim medis menggunakan metode evaluasi sederhana namun terukur. Prajurit diminta mengisi kuesioner terkait kondisi emosional dan tingkat stres, kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara singkat secara tatap muka. Pendekatan ini dinilai efektif untuk memetakan kondisi mental secara cepat dan akurat.
Agus menambahkan, ada tiga fokus utama dalam kegiatan tersebut. Pertama, deteksi dini terhadap gejala burnout atau kelelahan mental. Kedua, upaya pencegahan risiko kesalahan kerja akibat menurunnya konsentrasi atau stabilitas emosi. Ketiga, pemberian edukasi psikologis berupa teknik pengelolaan stres sederhana yang dapat diterapkan selama bertugas.
“Edukasi ini penting agar prajurit memiliki bekal dalam mengendalikan tekanan di lapangan, seperti teknik relaksasi pernapasan dan manajemen waktu istirahat,” katanya.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Puskesmas Banjarharjo. Ia menilai perhatian terhadap kesehatan mental prajurit merupakan bagian integral dari keberhasilan program TMMD.
Menurutnya, program TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, atau fasilitas umum lainnya, tetapi juga mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia.
“Prajurit adalah ujung tombak pelaksanaan program. Jika kondisi fisik dan mental mereka terjaga, maka kualitas pengabdian kepada masyarakat akan maksimal,” ungkapnya.

