IKLAN
News

Semangat Tahun Baru Islam dan Seruan Hijrah

Avatar photo
×

Semangat Tahun Baru Islam dan Seruan Hijrah

Sebarkan artikel ini
Ustadz Dr. H. Ibnu Sholeh, MA., M.Pi. saat menyampaikan tausiyah dalam Tabligh Akbar Refleksi Tahun Baru Islam 1447 H di Musholla Baitul Muttaqin, Blere, Bumiayu. Dengan gaya santai dan penuh makna, Ustadz Ibnu mengajak jamaah untuk hijrah dari kemaksiatan menuju ketaatan, serta mewaspadai maraknya judi online dan pinjol ilegal yang mengancam umat. Foto: Portal Pantura/Imam Muzaky.
Ustadz Dr. H. Ibnu Sholeh, MA., M.Pi. saat menyampaikan tausiyah dalam Tabligh Akbar Refleksi Tahun Baru Islam 1447 H di Musholla Baitul Muttaqin, Blere, Bumiayu. Dengan gaya santai dan penuh makna, Ustadz Ibnu mengajak jamaah untuk hijrah dari kemaksiatan menuju ketaatan, serta mewaspadai maraknya judi online dan pinjol ilegal yang mengancam umat. Foto: Portal Pantura/Imam Muzaky.

Portal Pantura, Suasana Dusun Blere, Desa Adisana, Kecamatan , Kabupaten , berubah jadi lautan manusia pada Minggu, 27 Juli 2025. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti gelaran Tabligh Akbar Refleksi Islam 1447 Hijriah. Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Musholla Baitul Muttaqin dan jadi momen penuh semangat religi sekaligus kebersamaan sosial.

Dari anak-anak hingga orang tua, semua antusias hadir. Tak hanya warga sekitar, acara ini juga menyedot perhatian sejumlah tokoh penting. Hadir di antaranya Kepala Desa Adisana dan Langkap, anggota DPRD Jawa Tengah, tokoh masyarakat, hingga sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

IKLAN

Sebelum tausiyah utama dimulai, panggung Tabligh Akbar diramaikan oleh penampilan meriah dari grup Qasidah LASQI Kabupaten . Kelompok seni religi ini baru saja menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara 3. Lagu-lagu bernuansa Islami mereka mengalun syahdu, membuka hati para jamaah yang mulai larut dalam suasana.

Puncak acara diisi oleh ceramah dari Mubaligh nasional, Ustadz Dr. H. Ibnu Sholeh, MA., M.Pi., yang datang langsung dari Pekalongan. Dalam tausiyahnya, Ustadz Ibnu mengangkat tema makna hijrah dalam kehidupan masa kini. Ia menyampaikan bahwa hijrah bukan sekadar berpindah tempat, tapi berpindah dari gelap menuju terang, dari kemaksiatan menuju ketaatan.

“Hijrah itu proses perubahan. Kita tinggalkan keburukan, kita pilih jalan kebaikan,” ujarnya. Ceramah yang disampaikan dengan gaya santai dan diselingi guyonan itu sukses mencairkan suasana sekaligus menyampaikan pesan moral yang kuat.

Ustadz Ibnu juga menyoroti tantangan umat saat ini, seperti maraknya judi online dan pinjaman ilegal berbasis daring yang makin meresahkan masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya kembali ke nilai-nilai Islam agar umat tak mudah terjebak.

Kepala Desa Adisana, Ahmad Yani, turut memberikan sambutan yang mengapresiasi kerja keras pengurus musholla. Ia menyebut kegiatan ini sebagai contoh baik bagi pemerintah desa untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial.

“Kalau pengurus musholla bisa bikin acara sebesar ini, masa pemerintah desa kalah? Kita harus ikut andil dalam kebaikan,” ucapnya disambut tepuk tangan warga. Dalam kesempatan itu, Ahmad Yani juga mengingatkan pentingnya warga memenuhi kewajiban administrasi seperti membayar PBB tepat waktu.

Dari sisi panitia, Ustadz M. Khusyaeri, penasehat Takmir Musholla Baitul Muttaqin, menyampaikan bahwa acara ini adalah wujud dari semangat hijrah yang sebenarnya. Ia menilai suksesnya kegiatan ini tak lepas dari gotong royong dan budaya guyub warga.

“Semangat hijrah bukan cuma soal pribadi, tapi juga bagaimana kita bersama memperkuat ukhuwah Islamiyah,” katanya.

Tim Redaksi

Imam Muzaki
Reporter Imam Muzaki
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki