Portal Pantura, Serang – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Sharp Electronics Indonesia menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Melalui program keberlanjutan #SharpUntukBumi, perusahaan menggelar aksi nyata di Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Banten.
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas berbagai ancaman terhadap ekosistem pesisir Indonesia, seperti abrasi, pencemaran laut, hingga kerusakan hutan mangrove dan terumbu karang. Pulau-pulau kecil seperti Pulau Tunda menjadi titik krusial dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian alam.
“Keberlanjutan bukan hanya slogan, melainkan aksi yang memberikan dampak langsung. Melalui #SharpUntukBumi, kami berupaya jadi bagian dari solusi lingkungan,” ujar Pandu Setio, Kepala Departemen PR & Brand Communication PT Sharp Electronics Indonesia.
Tanam 5.500 Pohon Mangrove
Dalam kegiatan ini, Sharp menanam sebanyak 5.500 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata di lahan seluas 100 meter persegi. Penanaman dilakukan dengan kepadatan tinggi, guna meningkatkan efektivitas penyerapan karbon. Diperkirakan, dalam 1–2 tahun ke depan, tanaman ini mampu menyerap sekitar 16,97 ton CO₂.
“Ini adalah kontribusi nyata untuk mengurangi emisi gas rumah kaca melalui solusi berbasis alam,” kata Pandu.
Restorasi Terumbu Karang
Selain penghijauan, Sharp juga bekerja sama dengan Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi) untuk melakukan restorasi ekosistem laut. Sebanyak 100 fragmen terumbu karang jenis Acropora, Montipora, dan Echinopora ditanam di dasar laut seluas lima meter persegi. Aksi ini diyakini mampu membantu penyerapan karbon lewat keberadaan ikan karang.
“Terumbu karang bukan sekadar rumah bagi biota laut, tapi juga berperan penting dalam rantai karbon global. Ikan karang sendiri berkontribusi sekitar 16 persen terhadap ekspor karbon organik dunia,” jelas Idris, Kepala Divisi Pengelolaan Sumber Daya Terumbu Karang Yayasan Terangi.
Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Lingkungan
Kegiatan ditutup dengan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Peserta yang terdiri dari karyawan Sharp lintas divisi dan warga setempat, termasuk siswa SMPN 4 Satu Atap Tirtayasa, turut bergotong royong membersihkan kawasan pesisir dan pantai.
Hasilnya, lebih dari 75 kilogram sampah plastik dan styrofoam berhasil dikumpulkan hanya dalam waktu singkat. Menurut Idris, ini menunjukkan potensi besar jika kolaborasi warga dan dunia usaha terus diperkuat.
“Generasi muda punya peran penting. Kegiatan seperti ini bisa menumbuhkan kesadaran sejak dini agar mereka ikut menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Produk Ramah Lingkungan
Selain kegiatan sosial, Sharp Indonesia juga terus mengembangkan produk-produk yang mendukung keberlanjutan. Inovasi dilakukan melalui produk rumah tangga hemat energi serta teknologi yang mengurangi emisi karbon.
Pandu menambahkan, seluruh rangkaian aksi ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan melalui Sharp Eco Vision 2050.
“Lingkungan adalah investasi masa depan. Apa yang kami tanam hari ini akan menjadi harapan bagi generasi mendatang,” tutupnya.
Dengan langkah nyata ini, Sharp Indonesia menunjukkan bahwa perusahaan dapat berperan aktif dalam menjaga bumi, bukan hanya melalui inovasi produk, tetapi juga aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat dan alam.***
Tim Redaksi
