Portal Pantura, Brebes – Semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Program yang berfokus pada pembangunan infrastruktur tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat dalam mempercepat pengerjaan pengecoran jalan desa.
Di lokasi kegiatan, Kamis (26/2/2026), prajurit TNI bersama warga tampak bahu-membahu mengangkut material semen menuju titik pengecoran. Tanpa sekat, keduanya bekerja dalam ritme yang sama, memastikan setiap tahap pembangunan berjalan sesuai rencana.
Salah satu prajurit yang terlibat, Praka Kurniawan, terlihat ikut memanggul sak semen bersama Abdul Sultoni (39), warga setempat. Mereka menurunkan material dari kendaraan pengangkut secara bergantian sebelum membawanya ke area pengecoran. Pemandangan tersebut menjadi gambaran konkret kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan desa.
Abdul Sultoni mengaku kehadiran prajurit TNI di tengah warga bukan sekadar menjalankan tugas formal, melainkan benar-benar terlibat langsung dalam pekerjaan fisik di lapangan. Menurutnya, hal itu memunculkan semangat gotong royong yang lebih kuat.
“Kami merasa terbantu dengan keterlibatan langsung anggota TNI. Mereka tidak hanya memberi arahan, tetapi ikut bekerja bersama warga. Ini membuat pekerjaan berat terasa lebih ringan,” ujarnya.
Program TMMD Reguler ke-127 di Brebes menitikberatkan pada peningkatan akses jalan desa yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Jalan yang tengah dicor tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Praka Kurniawan menyampaikan bahwa keterlibatan aktif prajurit di lapangan merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan wilayah. Ia menegaskan, kerja bersama masyarakat menjadi kunci agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
“Kami hadir untuk membantu dan bekerja bersama warga. Dengan kolaborasi seperti ini, proses pengerjaan menjadi lebih cepat dan hubungan dengan masyarakat semakin erat,” katanya.
Pengerjaan pengecoran jalan terus dikebut dengan memaksimalkan tenaga yang ada. Setiap hari, prajurit TNI dan warga membagi tugas mulai dari pengangkutan material, pengadukan semen, hingga perataan permukaan jalan. Koordinasi dilakukan secara intensif agar kualitas hasil pembangunan tetap terjaga.
Selain mempercepat pembangunan fisik, TMMD juga dinilai mampu memperkuat hubungan sosial antara aparat dan masyarakat. Interaksi yang terjalin selama proses kerja menciptakan suasana akrab dan saling percaya. Warga tidak lagi melihat TNI sebagai pihak yang berjarak, melainkan mitra yang turut merasakan dan memahami kebutuhan desa.

