IKLAN
News

Tanah Bergerak Terjang Desa Mendala Sirampog, Polisi Imbau Warga Tetap Waspada

Avatar photo
×

Tanah Bergerak Terjang Desa Mendala Sirampog, Polisi Imbau Warga Tetap Waspada

Sebarkan artikel ini

Tanah Bergerak Terjang Desa Mendala Sirampog, Polisi Imbau Warga Tetap Waspada

Portal Pantura, Brebes – Bencana tanah bergerak kembali melanda wilayah Kabupaten Brebes, tepatnya di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog. Peristiwa ini terjadi pada Kamis dini hari, 17 April 2025, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama beberapa hari terakhir.

IKLAN

Akibat bencana tersebut, sedikitnya 102 rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga berat. Sejumlah fasilitas umum dan jalan desa juga turut terdampak, terutama di Dukuh Krajan dan Karanganyar, di mana ruas jalan dilaporkan ambles.

Kapolsek Sirampog, AKP Susanto Agus Priyono, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, dampak kerusakan cukup meluas dan dirasakan warga di beberapa pedukuhan, yakni Dukuh Krajan, Karanganyar, Babakan, serta Cupang Bungur.

“Tanah bergerak dipicu oleh hujan berintensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah ini setiap hari. Ditambah lagi kondisi kontur tanah yang labil dan memiliki kemiringan cukup curam,” jelas AKP Susanto, Kamis 17 April 2025.

Pihak kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait lainnya telah bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap warga terdampak. Sejumlah tenda darurat telah didirikan sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang rumahnya rusak. Sebagian warga lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Kapolsek menegaskan bahwa upaya koordinasi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalisir risiko lanjutan. Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak bertahan di lokasi rawan jika diminta untuk dievakuasi.

“Kami bersama pemerintah desa dan instansi terkait terus berkoordinasi. Kami mengimbau warga untuk mengutamakan keselamatan dan segera menempati lokasi yang lebih aman jika situasi memburuk,” tambahnya.

Hingga saat ini, pemantauan terhadap potensi pergerakan tanah susulan masih dilakukan secara intensif. Warga diminta untuk melaporkan segera jika melihat tanda-tanda keretakan tanah atau longsor di sekitar permukiman.***

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P