Ia menjelaskan, dengan turun langsung, pemerintah dapat memetakan masalah secara lebih akurat. Informasi dari warga menjadi data primer yang sangat berharga untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Dialog interaktif pun dibuka. Warga yang hadir tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Berbagai isu diangkat, mulai dari usulan perbaikan infrastruktur jalan desa, optimalisasi layanan kesehatan, hingga permintaan dukungan untuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Semua masukan ditampung dan dicatat oleh jajaran dinas terkait yang turut mendampingi Bupati. Beberapa masalah yang bersifat teknis bahkan langsung dicarikan solusi di tempat, sementara usulan yang memerlukan perencanaan lebih lanjut akan menjadi prioritas dalam program kerja pemerintah.
Komitmen untuk Pembangunan Merata
Bupati Ischak menekankan bahwa Tilik Desa adalah wujud komitmen untuk memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke pelosok. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Tegal harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Silaturahmi ini bukan sekadar tatap muka. Ini adalah ajang untuk menyatukan visi, mencari solusi bersama, dan memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan benar-benar membawa manfaat bagi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Acara Tilik Desa di Batuagung menjadi cerminan sinergi positif antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. Harapannya, model komunikasi langsung seperti ini dapat terus memperkuat partisipasi publik dalam setiap tahap pembangunan untuk mewujudkan Kabupaten Tegal yang lebih maju dan sejahtera.***
