Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0713/Brebes dinilai memberi kontribusi nyata terhadap upaya penguatan ketahanan pangan sekaligus percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Hal tersebut disampaikan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD saat meninjau pelaksanaan program di Desa Cikuya, Kabupaten Brebes.
Tim Wasev yang dipimpin Kolonel Inf Fajar Ali Nugraha selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) menyebutkan bahwa berbagai kegiatan yang dijalankan dalam TMMD tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian dan sumber daya pangan masyarakat.
Menurut Fajar, pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan menjadi salah satu fokus penting dalam program tersebut. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi pangan masyarakat desa sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.
“Melalui TMMD ini, kita tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat sistem ketahanan pangan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan,” ujarnya saat melakukan peninjauan kegiatan.
Selain menjalankan program utama dari TNI Angkatan Darat dan Mabes TNI, pelaksanaan TMMD Ke-127 di wilayah Kodim 0713/Brebes juga mengintegrasikan sejumlah program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Salah satu program yang dijalankan adalah TNI Manunggal Air, yaitu penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat melalui pembangunan bak penampung air serta sistem pompanisasi. Sarana tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga warga, tetapi juga mendukung pengairan lahan pertanian, perkebunan, hingga kebutuhan peternakan.
Selain itu, kegiatan lain yang dilaksanakan dalam TMMD Ke-127 meliputi pembangunan fasilitas sanitasi melalui program jambanisasi atau penyediaan MCK bagi warga. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat desa.
Upaya penanganan stunting juga menjadi bagian dari kegiatan TMMD, melalui pemberian dukungan makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan. Di sisi lain, program penghijauan juga digalakkan dengan melakukan penanaman pohon di sejumlah titik untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas lahan.
Fajar menilai pelaksanaan TMMD di Brebes berjalan dengan baik dan menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan desa.
“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui program ini, pembangunan tidak hanya dikerjakan oleh TNI, tetapi juga melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat secara langsung,” jelasnya.
Program TMMD Ke-127 Kodim 0713/Brebes mencakup berbagai kegiatan pembangunan fisik, di antaranya pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan desa, pembangunan fasilitas umum, serta penyediaan sarana air bersih. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Selain kegiatan fisik, TMMD juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan pertanian, sosialisasi program ketahanan pangan, serta pembekalan wawasan kebangsaan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh manfaat dari pembangunan fisik, tetapi juga mendapatkan peningkatan pengetahuan serta kesadaran dalam mengelola potensi desa secara berkelanjutan.
Tim Wasev juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat berbagai fasilitas yang telah dibangun melalui program TMMD. Pemeliharaan yang baik dinilai menjadi kunci agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang.
“Fasilitas yang telah dibangun harus dirawat bersama agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Fajar.
Dengan berbagai program yang dijalankan, TMMD Ke-127 di Kabupaten Brebes diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.***
Tim Redaksi


