Portal Pantura, Brebes – Menjelang berakhirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, personel Satgas dari Kodim 0713/Brebes melakukan pemeriksaan akhir terhadap berbagai sasaran fisik yang telah diselesaikan. Salah satu fokus pengecekan adalah instalasi KWH listrik bagi warga kurang mampu di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Selasa (10/3/2026).
Pemeriksaan tersebut dilakukan langsung oleh anggota Satgas TMMD, Serka Sagiman, dengan menyambangi beberapa rumah warga penerima bantuan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh instalasi listrik yang telah dipasang dapat berfungsi secara optimal dan aman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu rumah yang menjadi lokasi pengecekan adalah kediaman Castem, warga Desa Cikuya yang menjadi penerima bantuan pemasangan KWH listrik. Dalam kunjungannya, Serka Sagiman memeriksa kondisi instalasi sekaligus memastikan aliran listrik berjalan normal tanpa kendala teknis.
Menurut Serka Sagiman, pengecekan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab Satgas sebelum program TMMD resmi ditutup. Ia menegaskan bahwa seluruh fasilitas yang telah dibangun atau disalurkan kepada masyarakat harus dipastikan benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Kami ingin memastikan semua bantuan yang diberikan melalui program TMMD benar-benar berfungsi dengan baik. Listrik merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas keluarga pada malam hari,” ujar Serka Sagiman.
Selain melakukan pengecekan teknis, suasana penuh kehangatan juga terlihat ketika Serka Sagiman mengunjungi rumah Rastip. Saat itu, ia mendapati cucu Rastip tengah belajar di bawah cahaya lampu listrik yang terang.
Pemandangan tersebut menjadi gambaran nyata manfaat program TMMD bagi masyarakat desa. Sebelum adanya bantuan instalasi listrik, sebagian warga masih menggunakan lampu minyak atau lilin sebagai penerangan saat malam hari.
Kini, dengan tersedianya aliran listrik yang memadai, anak-anak di lingkungan tersebut dapat belajar dengan lebih nyaman tanpa harus berjuang dengan penerangan yang terbatas.
Kepala Desa Cikuya, Sekod, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Ia menilai kehadiran listrik di rumah-rumah warga merupakan perubahan besar yang membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Menurutnya, penerangan listrik tidak hanya membantu aktivitas rumah tangga, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak di desa tersebut.
“Dulu masih ada warga yang mengandalkan lampu minyak untuk penerangan saat malam hari. Sekarang kondisi desa jauh lebih terang. Anak-anak bisa belajar dengan lebih baik, dan masyarakat juga lebih nyaman beraktivitas,” kata Sekod.
Lebih jauh, ia berharap keberadaan listrik di rumah warga juga dapat membuka peluang baru bagi perkembangan ekonomi masyarakat. Dengan listrik yang tersedia, warga berpotensi mengembangkan berbagai usaha rumahan yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
Program TMMD Reguler ke-127 sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selain pembangunan infrastruktur, program ini juga menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
Di Desa Cikuya, sejumlah sasaran fisik telah berhasil diselesaikan, termasuk pembangunan fasilitas umum dan bantuan instalasi listrik bagi warga kurang mampu.
Rencananya, program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes akan resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026). Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pengabdian TNI kepada masyarakat di wilayah tersebut.
Meski program telah berakhir, manfaat yang ditinggalkan diharapkan dapat terus dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup warga Desa Cikuya.***

