TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

TMMD Reguler 127 Brebes Dongkrak Ekonomi UMKM Desa Cikuya Selama Ramadhan 2026

×

TMMD Reguler 127 Brebes Dongkrak Ekonomi UMKM Desa Cikuya Selama Ramadhan 2026

Sebarkan artikel ini
Personel Satgas TMMD Reguler 127 Kodim 0713/Brebes membeli minuman segar di lapak UMKM Desa Cikuya menjelang berbuka puasa Ramadhan 2026.
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Brebes – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 oleh Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik desa. Di Desa , Kecamatan Bantarkawung, program tersebut juga memberi dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi warga, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) selama Ramadhan 2026.

Sejak awal pelaksanaan , puluhan personel TNI diterjunkan untuk mengerjakan sejumlah proyek infrastruktur desa, mulai dari pembangunan dan perbaikan akses jalan hingga fasilitas umum. Kehadiran para prajurit di tengah masyarakat membawa perubahan suasana desa yang lebih ramai dari biasanya.

Momentum ini dimanfaatkan oleh warga untuk membuka maupun mengembangkan usaha kecil. Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Wawan (45), pedagang minuman segar yang setiap sore berjualan di tepi jalan desa.

iklan

Pada Sabtu (21/2/2026), lapak sederhana miliknya terlihat dipadati pembeli menjelang waktu berbuka puasa. Personel Satgas yang telah bekerja seharian di lapangan tampak mengantre membeli aneka minuman untuk berbuka.

“Alhamdulillah, Ramadhan tahun ini berbeda. Sejak ada kegiatan , dagangan saya jauh lebih ramai. Banyak bapak-bapak TNI yang beli minuman di sini,” ujar Wawan saat ditemui di sela melayani pembeli.

Ia mengaku, peningkatan jumlah pembeli terasa signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Jika sebelumnya penjualan cenderung stabil dalam jumlah terbatas, kini omzetnya meningkat hampir dua kali lipat setiap sore selama kegiatan berlangsung.

Fenomena ini menunjukkan bahwa program pembangunan berbasis kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah tidak hanya berdampak pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi ekonomi lokal. Perputaran uang di warung dan lapak kecil milik warga meningkat seiring bertambahnya aktivitas di desa.

Sejumlah anggota Satgas menyebut, membeli kebutuhan berbuka dari pedagang lokal menjadi bagian dari upaya mendukung perekonomian masyarakat setempat. Selain memenuhi kebutuhan logistik harian, langkah tersebut juga mempererat hubungan sosial antara prajurit dan warga.

“Kami berusaha berbelanja di warung-warung warga agar ekonomi desa ikut bergerak. Ini bagian dari kebersamaan kami dengan masyarakat,” kata salah satu anggota Satgas.

Interaksi yang terjalin pun tidak sebatas transaksi jual beli. Menjelang azan Maghrib, suasana di sekitar lapak berubah menjadi ruang kebersamaan. Prajurit dan warga berbincang santai sembari menunggu waktu berbuka. Kehadiran mereka menciptakan kedekatan emosional yang memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Kepala desa setempat menilai, dampak ekonomi dari kegiatan menjadi nilai tambah yang patut diapresiasi. Selain membuka akses jalan yang akan menunjang mobilitas warga dalam jangka panjang, peningkatan pendapatan UMKM selama program berlangsung turut membantu ketahanan ekonomi keluarga.

“Warga sangat terbantu, terutama pedagang kecil. Ramadhan kali ini terasa lebih hidup,” ujarnya.

Program Reguler ke-127 di Brebes menjadi contoh bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari hasil fisik yang terlihat, tetapi juga dari dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Bagi Wawan dan pelaku UMKM lainnya di Desa , Ramadhan 2026 menjadi momen penuh berkah berkat meningkatnya aktivitas desa selama pelaksanaan program.

Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan manfaat program ini tidak berhenti pada masa pelaksanaan saja, tetapi berlanjut dalam bentuk pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki