TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Banjir Kembali Rendam Brebes Selatan, Anggota DPRD Brebes Nur Bintang Soroti Alih Fungsi Hutan di Gunung Slamet

×

Banjir Kembali Rendam Brebes Selatan, Anggota DPRD Brebes Nur Bintang Soroti Alih Fungsi Hutan di Gunung Slamet

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Brebes, Hj. Nur Bintang, menyaksikan luapan Sungai Keruh di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Minggu (21/12/2025). Ia menyoroti alih fungsi hutan di Gunung Slamet sebagai penyebab banjir berulang di Brebes selatan. Foto: Portal Pantura/Imam Muzaky.
Anggota Komisi I DPRD Brebes, Hj. Nur Bintang, menyaksikan luapan Sungai Keruh di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Minggu (21/12/2025). Ia menyoroti alih fungsi hutan di Gunung Slamet sebagai penyebab banjir berulang di Brebes selatan. Foto: Portal Pantura/Imam Muzaky.
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Brebes – kembali merendam sejumlah desa di Brebes selatan, Minggu (21/12/2025) sore. Hujan deras lebih dari tiga jam memicu Sungai Keruh meluap di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu.

Air menggenangi lahan pertanian dan pemukiman warga. Bencana serupa terjadi di Desa Kaligiri dan Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog.

Warga melaporkan air datang cepat menyusul tingginya curah hujan di kawasan pegunungan. Hingga Minggu malam, belum ada laporan korban jiwa.

Bandang Sebelumnya Rusak Infrastruktur

iklan

Kecamatan Bumiayu sebelumnya juga dilanda bandang. Bencana itu merusak infrastruktur dan mengganggu aktivitas warga.

Intensitas hujan tinggi dan kondisi daerah hulu sungai diduga menjadi pemicu berulangnya bencana.

Anggota DPRD: Alam Bereaksi Terhadap Ulah Manusia

Hj. , anggota Komisi I DPRD Brebes dari Fraksi PDI Perjuangan, menyaksikan langsung luapan Sungai Keruh di sekitar kediamannya.

“ dan hujan adalah fenomena alam. Namun kita harus jujur, ada kalanya alam bereaksi terhadap ulah manusia,” kata .

Ia menegaskan keseimbangan lingkungan yang terganggu akan memicu bencana berulang.

Alih Fungsi Hutan Jadi Kebun Sayur Penyebab Utama

menyoroti penggundulan hutan di kawasan hulu Gunung Slamet. Perubahan kawasan hutan menjadi kebun sayuran dinilai sebagai faktor utama penyebab .

“Selama penebangan dan alih fungsi hutan di hulu belum ditangani serius, akan terus terjadi,” tegasnya.

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki