Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kabupaten Brebes, tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat. Kehadiran personel Satgas TMMD di lapangan membawa perubahan yang dirasakan langsung oleh warga, baik dari sisi infrastruktur maupun kepedulian sosial.
Salah satu momen yang mencerminkan kedekatan tersebut terjadi pada Senin (23/02/2026), saat anggota Satgas TMMD, Serda Djoko Santoso, membantu seorang warga yang tengah kesulitan mengangkut barang. Peristiwa itu berlangsung di sekitar Pos Komando Taktis (Poskotis) Desa Cikuya.
Serda Djoko melihat Pak Darmo (45), seorang pengepul barang bekas, tampak kewalahan mengangkat tumpukan hasil pulungannya ke atas kendaraan. Tanpa ragu, ia menghampiri dan membantu menaikkan barang-barang tersebut hingga selesai. Aksi sederhana itu menjadi gambaran nyata peran TNI yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga tanggap terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.
Pak Darmo mengaku sangat terbantu dengan kepedulian prajurit TNI tersebut. Di tengah teriknya cuaca dan beban yang cukup berat, bantuan tenaga dari anggota Satgas membuat pekerjaannya menjadi lebih ringan.
“Saya tadi cukup kesulitan karena harus mengangkat sendiri. Alhamdulillah dibantu Pak Tentara, jadi cepat selesai,” ujarnya.
Sebagai warga yang sehari-hari berkeliling desa menggunakan kendaraan untuk mengumpulkan barang bekas, Pak Darmo juga merasakan langsung dampak pembangunan jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-127. Menurutnya, kondisi jalan Desa Cikuya kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
Ia menuturkan, sebelum diperbaiki, akses jalan di beberapa titik cukup menyulitkan, terutama saat musim hujan. Jalan yang rusak dan berlubang kerap memperlambat aktivitas warga, bahkan berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan. Kini, setelah dilakukan peningkatan dan perbaikan melalui program TMMD, mobilitas warga menjadi lebih lancar.
“Sekarang jalannya sudah bagus. Saya bawa kendaraan jadi lebih mudah dan cepat. Mencari rezeki juga terasa lebih ringan karena tidak perlu khawatir jalan rusak,” katanya.
Program TMMD Reguler ke-127 yang digelar oleh Tentara Nasional Indonesia memang dirancang untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Sasaran kegiatan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti perbaikan jalan, tetapi juga menyentuh aspek non-fisik, termasuk pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui keterlibatan langsung prajurit di tengah warga, TMMD menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran anggota Satgas di desa-desa bukan sekadar menjalankan tugas pembangunan, tetapi juga membangun komunikasi, solidaritas, dan kepercayaan.

