Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang digelar oleh Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, tak hanya fokus pada pembangunan fisik. Di sela-sela agenda pekerjaan infrastruktur, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD juga membangun komunikasi sosial dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga bersama.
Kamis malam (20/02/2026), suasana Kantor Desa Cikuya tampak berbeda. Sejumlah anggota TNI terlihat berbaur dengan pemuda dan warga setempat dalam pertandingan tenis meja yang berlangsung santai namun penuh semangat. Gelak tawa dan sorakan penonton menghidupkan suasana, menciptakan keakraban yang terasa hangat.
Salah satu personel Satgas TMMD, Serda Djoko Santoso, tampak antusias mengikuti pertandingan. Dengan mengenakan pakaian dinas lapangan sederhana, ia bergantian menghadapi lawan dari kalangan pemuda desa. Bagi Djoko, olahraga malam itu bukan sekadar ajang adu ketangkasan, melainkan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Setelah seharian bekerja di lokasi pembangunan, malam hari menjadi waktu yang tepat untuk berinteraksi santai dengan warga. Lewat tenis meja, komunikasi terasa lebih cair dan tidak berjarak,” ujarnya di sela pertandingan.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat komunikasi sosial (Komsos). Selain menjaga kebugaran fisik, momen tersebut juga membuka ruang dialog ringan antara prajurit dan warga. Dari obrolan santai di sekitar meja pingpong, berbagai aspirasi dan cerita keseharian masyarakat dapat terserap secara langsung.
Partisipasi warga pun cukup tinggi. Sejumlah pemuda terlihat silih berganti memegang bet, menantang prajurit TNI yang bertugas di desa mereka. Tidak sedikit warga yang hanya menonton, namun tetap larut dalam suasana kebersamaan.
Herman, salah satu warga Desa Cikuya, mengaku senang dengan pendekatan yang dilakukan personel Satgas TMMD. Menurutnya, kehadiran TNI di desa tidak hanya terasa saat pengerjaan jalan atau pembangunan sarana fisik, tetapi juga dalam interaksi sosial yang akrab.
“Kami merasa dihargai karena bapak-bapak TNI mau berbaur dengan warga. Mereka tidak hanya bekerja membangun desa, tetapi juga menyempatkan waktu untuk olahraga bersama. Suasananya jadi seperti keluarga,” kata Herman.
Program TMMD Reguler ke-127 di Kabupaten Brebes memang dirancang tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Pendekatan sosial melalui kegiatan nonformal seperti olahraga bersama dinilai mampu menghilangkan sekat antara aparat dan masyarakat.
Selama pelaksanaan TMMD, Satgas bersama warga Desa Cikuya bahu-membahu menyelesaikan sejumlah pekerjaan fisik. Kolaborasi tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas program ini. Dengan adanya interaksi di luar jam kerja, hubungan emosional antara prajurit dan warga semakin terjalin erat.
Kegiatan tenis meja malam itu menjadi gambaran bahwa pembangunan desa bukan hanya soal beton dan aspal, melainkan juga membangun kepercayaan serta solidaritas. Keakraban yang terjalin di ruang-ruang sederhana seperti balai desa menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program pembangunan.
Melalui momentum TMMD Reguler ke-127, Kodim 0713/Brebes berharap sinergi antara TNI dan masyarakat Desa Cikuya terus terjaga, bahkan setelah program selesai dilaksanakan. Kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kemajuan desa.***

