Selama tiga minggu ke depan, total 25 personel TNI bersama warga akan mengerahkan tenaga untuk membuka jalur jalan yang bisa dilalui kendaraan roda empat.
Jalan yang diharapkan akan menjadi urat nadi baru bagi perekonomian Sangkanjaya, yang selama ini hanya bertumpu pada satu pintu masuk yang sempit dan berisiko.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, yang turut hadir dalam pembukaan kegiatan, tak bisa menyembunyikan rasa harunya.
“Inilah bentuk kolaborasi nyata. Kodim hadir tidak hanya dengan kekuatan, tapi juga dengan ketulusan mengangkat desa dari keterbatasan.”
Kepala Desa Sangkanjaya, Jaelani, hanya bisa mengangguk lirih. Baginya program ini seperti jawaban dari doa panjang masyarakatnya.
Ia tahu betul bagaimana warga harus menempuh medan berat hanya untuk menjual hasil tani ke pasar, dan atau membawa orang sakit ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Jalan ini akan mengubah segalanya,” katanya pelan, matanya menerawang ke hamparan bukit yang segera diubah menjadi jalan kehidupan.
Tak hanya membuka jalan saja tetapi TMMD Sengkuyung juga menghadirkan pelayanan publik seperti administrasi kependudukan dan kesehatan.
Sebuah pendekatan menyeluruh yang menjadikan kehadiran TNI Kodim 0712 Tegal bukan sekadar simbol, melainkan benar-benar menjadi bagian dari denyut nadi masyarakat.
Sedangkan, Agus Solihin, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, bahwa langkah ini sebagai momentum kebangkitan.
Tim Redaksi

