UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Walicung Park Paguyangan Jadi Pusat Seni Budaya, Gelar Dua Lomba Sekaligus

×

Walicung Park Paguyangan Jadi Pusat Seni Budaya, Gelar Dua Lomba Sekaligus

Sebarkan artikel ini
Peserta dari berbagai kota mengerjakan mural bertema Peradaban Kuno Nusantara dalam ajang Walicung Mural 2 di Walicung Park, Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Rabu (10/6/2026). (Foto: Portal Pantura/Yudhi Prasetyo)
Peserta dari berbagai kota mengerjakan mural bertema Peradaban Kuno Nusantara dalam ajang Walicung Mural 2 di Walicung Park, Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Rabu (10/6/2026). (Foto: Portal Pantura/Yudhi Prasetyo)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Bumiayu – Objek wisata di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, menggelar dua lomba seni sekaligus, Rabu (10/6/2026) dan Kamis (11/6/2026).

Dua ajang itu adalah Lomba Mewarnai tingkat TK se-Brebes Selatan dan Lomba Mural bertajuk “Walicung Mural 2” bertemakan Peradaban Kuno Nusantara.

Kegiatan ini menjadi sarana menggali potensi generasi muda sekaligus melestarikan warisan seni dan Indonesia.

Ratusan Siswa TK Adu Kreativitas

iklan

Lomba mewarnai berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB. Ratusan siswa taman kanak-kanak dari berbagai wilayah Brebes Selatan ambil bagian dalam lomba ini.

Panitia menyiapkan total hadiah senilai Rp2 juta. Hadiah mencakup piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan untuk Juara 1, 2, dan 3, serta 10 peserta terbaik.

25 Tim Mural dari Berbagai Kota

Lomba Mural Walicung Mural 2 diikuti 25 tim. Setiap tim beranggotakan maksimal dua orang.

Para peserta datang dari berbagai kota, mulai Solo, Tegal, Semarang, Surabaya, hingga Jakarta. Proses pengerjaan mural berlangsung dua hari, 10–11 Juni 2026.

Total hadiah lomba mural mencapai Rp10 juta. Seluruh peserta juga mendapat uang transportasi.

Penghargaan diberikan untuk Juara 1, 2, dan 3, Juara Harapan 1, 2, dan 3, serta kategori Karya Favorit.

Ajang Silaturahmi Seniman Lintas Daerah

Pengurus Group Pandawa Lima sekaligus panitia kegiatan, H. Ahmad Zamroni, S.Ag, menyebut kegiatan ini sebagai ruang ekspresi sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara seniman dari berbagai daerah.

“Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak maupun seniman untuk mengekspresikan kecintaan terhadap Nusantara,” ujarnya.

Zamroni menambahkan, penyelenggaraan ini sekaligus bertepatan dengan perayaan ulang tahun putri pemilik , Ananda Falkhiatul Ainayya Hafsah.

“Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi perkembangan seni di wilayah Brebes Selatan,” imbuhnya.

Ingin Jadi Pusat Seni Brebes

Pemilik , H. Fakhrudin, menegaskan komitmennya menjadikan destinasi wisata yang dikelola Pandawa Group itu sebagai pusat pengembangan seni dan di Kabupaten Brebes.

“Kami berharap tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi ruang kreatif yang mampu mempertemukan dan mempersatukan banyak pihak,” katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang mendukung kegiatan, yakni Propan, Joyday, dan Pop Mie.

Melalui dua perlombaan ini, berharap dapat memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas seni dan potensi pariwisata di Brebes Selatan.***

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P