TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Warga Brebes Selatan Tuntut Pemerataan Pembangunan: Dari Jalan Rusak hingga Krisis Lingkungan

×

Warga Brebes Selatan Tuntut Pemerataan Pembangunan: Dari Jalan Rusak hingga Krisis Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Warga Brebes Selatan Tuntut Pemerataan Pembangunan: Dari Jalan Rusak hingga Krisis Lingkungan
Forum Diskusi Peduli Masyarakat Brebes menggelar diskusi pembangunan Brebes Beres, Selasa (21/10/2025) di Pendopo Bumiayu. Foto: Portal Pantura/Imam Muzaki.
IKLAN
Ukuran teks

RTH Tertunda, Jembatan Rusak Bertahun-tahun

Warga Bumiayu tak kalah vokal. Mereka menyoroti Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dijanjikan tapi tak kunjung terealisasi. Ketahanan pangan dan perbaikan fasilitas publik juga jadi tuntutan.

Satu isu lama yang kembali mencuat: Jembatan Notog di Desa Kalinusu. Jembatan vital bagi mobilitas petani ini rusak bertahun-tahun. Perbaikannya masih sebatas janji.

Industri Minim, Hutan Rusak

Kecamatan Salem mengangkat isu lebih serius: keterbatasan industri dan krisis lingkungan.

iklan

Wilayah selatan belum punya industri besar meski sumber daya alam melimpah. Ironisnya, hutan yang jadi tumpuan ekonomi warga justru mengalami kerusakan.

“Kalau dibiarkan, 10 sampai 20 tahun ke depan anak cucu kita tak akan nikmati manfaat hutan. Pemerintah harus serius kelola sumber daya alam secara berkelanjutan,” tegas peserta dari Salem.

Degradasi hutan bukan hanya soal lingkungan. Ini soal masa depan ekonomi masyarakat pegunungan.

Butuh Sinergi Lintas Dinas

Para peserta sepakat: pemerataan pembangunan butuh kerja sama lintas dinas.

Pertanian, perdagangan, koperasi, dan perindustrian harus bergerak bersama. Ekosistem pembangunan yang saling mendukung adalah kuncinya.

Selain itu, warga mendorong pemerintah membuka pintu bagi investor dan sponsor. Selatan punya potensi besar di sektor wisata dan ekonomi kreatif yang belum tergarap.

“Kita bisa belajar dari daerah tetangga yang berhasil kelola wisata dan UMKM secara modern. Selatan juga bisa, asal difasilitasi,” kata salah satu peserta.

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki