Portal Pantura, Brebes – Yayasan Hans Satya Dharma (YHSD) Kabupaten Brebes resmi memulai pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Mandiri. Acara peletakan batu pertama digelar Selasa (9/9/2025) di Desa Laren, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Prosesi peresmian dihadiri pembina yayasan Ir. Handono Sivananda, Ketua YHSD Jawa Tengah Turnya, SH., MH., serta jajaran Forkompincam Bumiayu. Kehadiran mereka menandai dimulainya program yang digadang-gadang mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Fokus pada Akses Gizi Masyarakat
Ketua YHSD Brebes, Bambang Prihantono, menegaskan dapur MBG sangat dibutuhkan. Program ini, kata dia, hadir untuk pemerataan akses gizi, khususnya di daerah pedesaan serta memdukung program presiden Prabowo Subianto terkait MBG.
“Brebes mendapat kuota pembangunan 180 dapur MBG. Namun, baru terealisasi sekitar 30 titik. Dari yayasan kami, ditargetkan ada 10 dapur. Desa Laren menjadi lokasi pertama,” jelas Bambang.
Menurut Bambang, keberadaan dapur MBG diharapkan bisa membantu masyarakat kurang mampu. Nantinya, dapur tersebut menyediakan makanan bergizi gratis setiap hari dengan menu sehat dan seimbang.
Pilot Project di Jawa Tengah
Ketua YHSD Jawa Tengah, Turnya, SH., MH., menyebut dapur MBG di Desa Laren merupakan pilot project. Proyek ini sekaligus menjadi simbol dimulainya pembangunan di Jawa Tengah.
“Yayasan Hans Satya Dharma sudah hadir di 30 kabupaten/kota. Untuk tahap awal, dapur MBG akan dibangun di Banyumas, Tegal, Pekalongan, Magelang, dan Wonosobo. Total 21 dapur di 27 titik,” terangnya.
Turnya menambahkan, pembangunan ini selaras dengan program nasional Presiden Prabowo terkait pemenuhan gizi masyarakat. Jawa Tengah dipilih karena masih banyak daerah dengan tingkat gizi rendah.
Dukungan Program Nasional

Selain untuk mendukung program presiden, dapur MBG juga diharapkan membantu pemerintah daerah. Menurut Turnya, program Bantuan Gizi Nasional (BGN) baru akan dijalankan pemerintah pada 2026.
“Kami sudah memproses program ini sejak lama. Harapannya, keberadaan dapur MBG bisa berjalan seiring regulasi pemerintah. Kami siap berkolaborasi agar manfaatnya lebih luas,” ujarnya.
Tim Redaksi
