IKLAN
Otomotif

Mengapa Honda NSR 150 Masih Diburu Kolektor? Ini Alasannya

Avatar photo
×

Mengapa Honda NSR 150 Masih Diburu Kolektor? Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Honda NSR 150. Foto: Tangkapan layar YouTube @RIPANMOTORIN.
Honda NSR 150. Foto: Tangkapan layar YouTube @RIPANMOTORIN.
⚡ RINGKASAN
Honda NSR 150 kembali jadi primadona di kalangan kolektor motor klasik. Simak alasan mengapa motor 2-tak ini makin langka dan harganya melambung tinggi.

Portal Pantura – Motor 2-tak legendaris Honda NSR 150 kini jadi incaran para kolektor karena performa, desain, dan kelangkaannya.

Motor 2-Tak Legendaris yang Tak Pernah Mati Gaya

Honda NSR 150 kembali jadi sorotan. Meski sudah tidak diproduksi sejak awal 2000-an, motor sport 2-tak ini kini banyak diburu kolektor dan penggemar otomotif. Tidak hanya karena performanya, tetapi juga karena desainnya yang ikonik serta kelangkaan unit aslinya di pasaran.

IKLAN

Banyak yang rela merogoh kocek dalam untuk mendapatkan motor ini. Beberapa unit bahkan dijual dengan harga fantastis, mencapai ratusan juta rupiah, tergantung kondisi dan kelengkapannya.

NSR 150 SP: Primadona dari Thailand

Dari sejumlah varian NSR 150 yang beredar, Honda NSR 150 SP buatan Thailand menjadi yang paling diminati. Motor ini hadir dengan mesin 2-tak 149 cc berpendingin cairan dan dilengkapi teknologi RC Valve (Revolutionary Controlled Valve). Teknologi ini membuat tenaga yang dihasilkan sangat besar, yakni hingga 39 Tk.

Tak hanya performa, NSR 150 SP juga unggul dari sisi tampilan. Motor ini dibekali rangka deltabox aluminium dan lengan ayun Pro Arm (single swing arm), yang menjadi ciri khasnya. Kombinasi ini menjadikannya tampil lebih agresif dan sporty dibanding motor 2-tak lain di kelasnya.

Desain khas balap dan fitur eksklusif membuat NSR 150 SP dijuluki sebagai varian tertinggi dari keluarga NSR. Tak heran, kolektor rela membayar mahal demi memiliki motor ini dalam kondisi orisinal.

Langka dan Mahal karena Impor CBU

NSR 150 SP masuk ke Indonesia melalui jalur Completely Built Up (CBU) dari Thailand. Artinya, motor ini diimpor utuh dan bukan diproduksi secara lokal. Hal ini menjadikan unit legal dan orisinal di Indonesia sangat terbatas.

Kelangkaan ini pula yang menjadi pemicu utama naiknya harga NSR 150 SP di pasar motor bekas. Terlebih, permintaan dari kolektor terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Varian Lokal Tak Kalah Diminati

Meski NSR 150 SP jadi primadona, varian lain yang diproduksi atau dijual oleh Astra Honda Motor (AHM) juga tak kalah menarik. Di antaranya adalah NSR 150 R dan NSR 150 RR (NSR Astra).

NSR 150 R, yang sering disebut “NSR Kotak”, merupakan varian awal dengan desain sederhana. Motor ini pertama kali masuk Indonesia melalui importir umum. Sedangkan NSR 150 RR hadir belakangan dengan fitur dan tampilan lebih modern. Karena dibawa langsung oleh AHM, varian ini lebih mudah ditemui dibanding SP, meskipun tetap terbilang langka.

Tim Redaksi

Bondan Setiyono
Reporter Bondan Setiyono
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura