Portal Pantura, Jakarta – Generasi muda memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan. Melalui program ACTION! (Agent of Change for Financial Literacy & Inclusion) 2026, Asuransi Astra bersama MarkPlus Corporation mengajak mahasiswa di seluruh Indonesia menghadirkan solusi nyata untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.
Program ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi juga mengimplementasikan ide kreatif yang mampu menjawab berbagai persoalan keuangan di lingkungan masyarakat.
Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), M. Ismail Riyadi, menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan dalam membangun budaya keuangan yang sehat.
“Peran mahasiswa sebagai agent of change dalam literasi keuangan adalah mengubah pola pikir, dari yang awalnya hanya fokus pada cara menghabiskan uang atau kaya secara instan menjadi memahami cara mengelola, mengamankan, dan mengembangkan uang secara sehat demi masa depan,” ujar Ismail dalam Virtual Grand Roadshow ACTION! 2026.
ACTION! 2026 Dorong Mahasiswa Ciptakan Solusi Keuangan Berdampak
Menurut Ismail, keterlibatan generasi muda dalam literasi keuangan dapat menjadi penggerak perubahan di berbagai lapisan masyarakat.
Melalui ACTION!, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pelopor edukasi keuangan di lingkungan kampus, keluarga, maupun komunitas sekitar.
Program ini dirancang agar peserta dapat mengembangkan inovasi yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
Seleksi Ketat Pilih 12 Tim Terbaik dari Berbagai Kampus
Antusiasme mahasiswa terhadap Kompetisi ACTION! Asuransi Astra 2026 terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi.
Sejak pendaftaran dibuka pada 3 Juni 2026, tercatat sebanyak 82 proposal dari 79 tim lintas kampus di seluruh Indonesia masuk dalam proses seleksi.
Dari jumlah tersebut, panitia memilih 20 ide terbaik untuk mengikuti tahap presentasi. Awalnya, hanya 10 proposal yang direncanakan memperoleh pendanaan.
Tim Redaksi

