TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Press Release

Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

×

Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

Sebarkan artikel ini
Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya
Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya
IKLAN
Ukuran teks

Keempatnya tampak tidak berbahaya saat dilakukan. Risikonya baru muncul berbulan-bulan kemudian, tanpa jejak siapa pengambilnya.

Satu pola layak dicatat di sini. Dokumen yang beredar paling luas justru bukan dokumen rahasia, melainkan dokumen rutin. Karena rutin itulah kewaspadaan terhadapnya paling rendah.

Kebiasaan Kantor yang Menyimpan Risiko Besar

Folder berisi tanda tangan pimpinan

Ada satu kebiasaan yang sangat umum dan jarang dipersoalkan. Bagian administrasi menyimpan berkas gambar tanda tangan pimpinan di komputer kerja. Alasannya praktis, karena pimpinan sering bepergian dan dokumen harus segera keluar.

iklan

Risikonya baru terasa ketika terjadi perselisihan internal. Siapa pun yang pernah mengakses komputer itu bisa memakainya. Tidak ada catatan siapa menempelkan dan untuk dokumen apa. Keadaan seperti ini menyulitkan pemeriksaan di kemudian hari.

Jalan keluarnya bukan sekadar menambah aturan internal. Penandatanganan yang memakai tanda tangan elektronik menghapus kebutuhan menyimpan gambar. Pimpinan dapat menyetujui dokumen dari mana pun tanpa menitipkan berkas apa pun.

Mengapa Membantah Gambar Tanda Tangan Itu Sulit

Beban pembuktian yang berpindah

Di sinilah persoalan teknisnya mengemuka. Pembuktian tanda tangan palsu umumnya tidak cukup dengan pengamatan mata. Pemeriksaannya dilakukan secara ilmiah oleh laboratorium forensik kepolisian.

Pemeriksa membandingkan dokumen yang dipersoalkan dengan dokumen pembanding yang sah. Yang dinilai antara lain tekanan goresan, arah penulisan, dan ciri khas penandatangan. Prosesnya menuntut kelengkapan bahan pembanding dan waktu yang tidak singkat.

Hambatan yang jarang diketahui

Ada satu syarat yang membuat banyak kasus mandek. Pemeriksaan forensik menuntut dokumen asli, bukan fotokopi maupun hasil pindaian. Pada dokumen yang hanya ditempeli gambar, goresan aslinya memang tidak pernah ada.

Akibatnya pembuktian berpindah ke jalur lain yang lebih berliku. Pemalsuan dokumen tetap merupakan tindak pidana menurut kitab undang-undang hukum pidana. Ancamannya pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda. Namun unsur kerugian harus terbukti lebih dulu, dan itu memakan waktu.

Langkah Mengurangi Peredarannya

Pada dokumen yang akan dipublikasikan

Pencegahan paling murah justru paling sering dilewatkan. Untuk dokumen yang memang akan dipublikasikan, pertimbangkan menutup area tanda tangannya. Keabsahannya tetap bisa dinyatakan melalui keterangan tertulis.

vritimes

Terbaru dari vritimes