Memasuki tahun yang baru biasanya membawa banyak rencana. Ada yang ingin berlibur ke destinasi impian, mengikuti kelas untuk mengembangkan kemampuan, membeli kendaraan, atau mulai menyiapkan dana untuk kebutuhan yang lebih besar.
Namun, di antara berbagai resolusi tersebut, ada satu hal yang sering terlupakan: bagaimana menyiapkan dananya?
Rencana yang matang membutuhkan persiapan finansial. Jika target sudah ditentukan sejak awal, kamu punya waktu untuk menghitung kebutuhan, mengatur pengeluaran, dan menyisihkan uang secara bertahap. Dengan begitu, keinginan yang sebelumnya hanya ada dalam daftar resolusi bisa mulai diwujudkan.
Mulai dari Menentukan Target yang Ingin Dicapai
Sebelum menyusun strategi menabung, coba tentukan terlebih dahulu apa yang ingin dicapai dalam satu tahun ke depan.
Target setiap orang tentu berbeda. Ada yang ingin mengumpulkan dana liburan, menyiapkan biaya pendidikan, membeli perangkat elektronik, atau membangun dana darurat.
Tuliskan beberapa target tersebut beserta perkiraan biaya dan waktu pencapaiannya. Misalnya, jika ingin mengumpulkan Rp12 juta untuk liburan dalam satu tahun, kamu perlu menyisihkan sekitar Rp1 juta setiap bulan.
Perhitungan sederhana seperti ini membantu membuat target terasa lebih realistis. Kamu juga bisa menentukan prioritas jika memiliki beberapa rencana sekaligus.
Pisahkan Dana Berdasarkan Tujuannya
Setelah menentukan target, langkah berikutnya adalah memisahkan dana sesuai kebutuhan. Cara ini membantu kamu mengetahui berapa uang yang sudah terkumpul untuk setiap rencana.
Misalnya, buat alokasi khusus untuk dana liburan, pengembangan diri, pembelian barang impian, dan kebutuhan jangka panjang. Pisahkan pula dana untuk kebutuhan sehari-hari agar tabungan tidak mudah terpakai.
Kamu bisa menggunakan rekening atau produk simpanan yang berbeda sesuai tujuan dan jangka waktu penggunaan dana. Dengan begitu, perkembangan setiap target lebih mudah dipantau.

