Vietnam International Halal Expo & Forum akan menghubungkan pelaku usaha Vietnam dengan pembeli internasional, investor, pemangku kepentingan pemerintah, serta mitra industri halal dari kawasan ASEAN, GCC, dan pasar global.
HANOI, Vietnam – November 2026 – Vietnam akan semakin memperkuat keterlibatannya dalam perekonomian halal global yang terus berkembang melalui penyelenggaraan Vietnam International Halal Expo & Forum 2027 (VIHEF 2027) pada 22–24 April 2027 di Vietnam Exposition Center (VEC), Hanoi.
Diselenggarakan oleh Informa Markets Vietnam, dengan dukungan Vietnam Halal Certification Authority (HALCERT) sebagai organisasi pendukung, VIHEF 2027 dikembangkan sebagai platform perdagangan internasional yang secara khusus menghubungkan kapasitas produksi dan ekspor Vietnam yang terus berkembang dengan pembeli, distributor, investor, lembaga pemerintah, badan sertifikasi, serta mitra industri dalam ekosistem halal global.
Mengusung tema “Where Vietnam Meets the Global Halal Economy”, VIHEF dirancang untuk menghadirkan lebih dari sekadar pameran dagang konvensional. Berbagai kegiatan akan diintegrasikan dalam satu platform, meliputi pengadaan dan penjajakan produk, paviliun internasional, konferensi, business matching, program pembeli internasional undangan (Hosted Buyer Programme), serta jejaring bisnis tingkat tinggi.
Peluang Global yang Terus Berkembang
Perekonomian halal global terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya permintaan terhadap produk dan layanan yang memenuhi standar halal, menjunjung prinsip etika, serta memiliki sistem ketertelusuran yang jelas.
Menurut State of the Global Islamic Economy Report 2024/25, nilai perekonomian halal global mencapai sekitar USD 2,43 triliun pada 2023 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD 3,36 triliun pada 2028. Sementara itu, nilai impor produk halal oleh negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) diproyeksikan mencapai sekitar USD 608 miliar pada 2028.
Vietnam semakin memiliki posisi strategis untuk mengambil bagian dalam pertumbuhan tersebut. Saat ini, sekitar 1.000 perusahaan di Vietnam telah mengantongi sertifikasi halal. Selain itu, nilai perdagangan bilateral Vietnam dengan negara-negara mayoritas Muslim mencapai sekitar USD 24,7 miliar pada 2025, termasuk ekspor Vietnam yang bernilai sekitar USD 10,9 miliar.
Dengan keunggulan di sektor pertanian, perikanan dan hasil laut, kopi, minuman, makanan olahan, manufaktur, serta pengemasan, Vietnam memiliki fondasi yang kuat untuk memperluas perannya dalam rantai pasok halal, baik di tingkat regional maupun global.
Ekosistem Halal Melampaui Sektor Makanan
VIHEF 2027 akan menampilkan cakupan industri halal yang lebih luas, tidak terbatas pada sektor makanan dan minuman.
Sektor-sektor utama yang akan ditampilkan mencakup makanan dan bahan baku pangan, farmasi dan layanan kesehatan, kecantikan dan perawatan diri, teknologi pangan dan pengemasan, modest fashion dan gaya hidup, ritel dan perdagangan elektronik (e-commerce), logistik dan layanan sertifikasi, perhotelan dan pariwisata ramah Muslim, media, keuangan syariah, serta teknologi finansial (fintech).

