Portal Pantura, Jakarta – Sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Brebes resmi melaporkan dugaan intervensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Laporan itu disampaikan langsung di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Jumat (12/9/2025).
Langkah ini menjadi tindak lanjut laporan serupa yang sebelumnya diajukan ke DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di Semarang pada Senin (8/9/2025).
Dalam surat resmi tersebut, PAC PDI Perjuangan Brebes menyampaikan protes kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, Ketua Bidang Kehormatan Komarudin Watubun, Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi Djarot Saeful Hidayat, serta Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Fx. Hadi Rudyanto.
Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Jatibarang, Sudaryanto S.E., menyebut laporan ini muncul karena keprihatinan terhadap dugaan matinya fungsi PAC di Brebes. Menurutnya, langkah yang ditempuh DPC diduga melanggar Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025.
“Tindakan yang dilakukan DPC justru membungkam peran PAC. Padahal PAC adalah bagian struktur resmi partai yang harus diberdayakan, bukan dipinggirkan,” ujar Sudaryanto.
Ia menegaskan, pengaduan ini bukan untuk melemahkan partai, tetapi sebagai upaya memperbaiki dinamika internal. “Kami bersama beberapa pengurus menyampaikan protes ini demi perbaikan internal. Justru kami ingin PDI Perjuangan semakin kuat, solid, dan konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.
Sudaryanto menambahkan, komunikasi terbuka antarstruktur partai penting dijaga. Menurutnya, aspirasi dari tingkat akar rumput perlu didengar dan ditindaklanjuti oleh pengurus kabupaten, provinsi, hingga pusat. Dengan cara itu, marwah partai tetap terjaga.
“Kami berharap DPP bisa menindaklanjuti dugaan pelanggaran aturan partai ini. PAC adalah ujung tombak di lapangan. Kalau peran kami dibatasi, tentu kerja partai di masyarakat juga terganggu,” ujarnya.
PAC PDI Perjuangan Brebes menilai DPC seharusnya menjadi pembina dan penggerak, bukan justru mengintervensi. Kondisi ini, menurut mereka, berpotensi melemahkan jaringan partai di tingkat bawah yang selama ini bekerja langsung dengan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Sudaryanto juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan internal. Ia berharap DPP PDI Perjuangan merespons cepat agar konflik internal tidak berlarut-larut dan tidak berdampak pada kinerja partai menjelang agenda politik mendatang.
Laporan ini menjadi sinyal adanya dinamika politik di internal PDI Perjuangan Kabupaten Brebes. Namun PAC menegaskan tetap setia pada garis perjuangan partai dan berkomitmen menjaga soliditas.
Dengan laporan ke DPP ini, PAC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes berharap masalah dugaan intervensi DPC segera diselesaikan sesuai aturan partai yang berlaku.***
Tim Redaksi
