Harga Kompetitif dan Akses Luas
Direktur Surge, Shannedy Ong, menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan internet berkualitas dengan harga terjangkau.
Perusahaan membanderol Starlite Super dengan harga Rp250.000 per bulan.
Sedangkan untuk paket Starlite Prime, tarif yang ditetapkan adalah Rp168.000 per bulan.
Keunggulan utama dari kedua layanan ini adalah kebijakan tanpa kuota dan tanpa fair usage policy (FUP).
Selain itu, pelanggan dibebaskan dari biaya pemasangan serta biaya sewa modem.
Strategi Transformasi Digital Nasional
Shannedy menegaskan bahwa ekspansi infrastruktur fiber optik ini mendukung agenda transformasi digital nasional.
Pihaknya berkomitmen untuk menyediakan konektivitas yang inklusif demi menyongsong Indonesia Emas.
Layanan Starlite sudah dapat diakses mulai Rabu (15/7/2026) di area yang terjangkau jaringan fiber-to-the-home (FTTH) Starlite.
Pendaftaran layanan dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Starlite maupun situs resmi perusahaan.
Surge berencana untuk terus memperluas cakupan wilayah layanan secara bertahap ke depannya.***
Tim Redaksi
