Portal Pantura, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah 0,52 persen pada akhir sesi pertama perdagangan, Kamis (27/11/2025). Namun koreksi lebih landai dibanding pembukaan sesi pagi.
IHSG terkoreksi 44,71 poin ke level 8.557,42 hingga jeda makan siang. Sebanyak 369 saham turun, 304 saham naik, dan 283 saham stagnan.
Nilai transaksi mencapai Rp16,33 triliun dari perdagangan 30,56 miliar lembar saham dalam 1,81 juta frekuensi. Kapitalisasi pasar menyusut menjadi Rp15.674 triliun.
Asing Masih Beli Bersih
Meski IHSG tertekan, investor asing mencatat pembelian bersih Rp59,2 miliar pada separuh perdagangan hari ini. Transaksi beli asing tercatat Rp3,7 triliun, sementara penjualan Rp3,6 triliun.
Fakta ini menunjukkan minat asing terhadap pasar saham Indonesia masih terjaga. Kendati demikian, tekanan di sejumlah saham kapitalisasi besar tetap berlangsung.
Saham Prajogo Pangestu Bangkit
Sejumlah saham milik konglomerat Prajogo Pangestu mulai menunjukkan pergerakan positif. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memimpin penguatan dengan lompatan 11,3 persen. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menyusul dengan kenaikan 7,33 persen.
10 Saham Paling Diburu Asing
CUAN menjadi incaran utama investor asing dengan volume pembelian 34,6 juta lembar senilai Rp91,9 miliar.
MD Pictures (FILM) di posisi kedua dengan pembelian 11 juta lembar senilai Rp86,5 miliar.
Bank Neo Commerce (BBYB) dibeli asing 159,2 juta lembar senilai Rp77,7 miliar.
CDIA dibeli 36,2 juta lembar dengan nilai transaksi Rp74,3 miliar.
Barito Pacific (BRPT) menarik pembelian asing 13,9 juta lembar senilai Rp50,3 miliar.
Semen Baturaja (RATU) dibeli 4 juta lembar senilai Rp48,5 miliar.
Petrosea (PTRO) tercatat dibeli 4,3 juta lembar senilai Rp43,4 miliar.
Astra International (ASII) dibeli asing 5 juta lembar senilai Rp32,3 miliar.
Indofood CBP (ICBP) dibeli 3,2 juta lembar senilai Rp27,5 miliar.
Coin Indonesia (COIN) ditransaksikan 7,2 juta lembar senilai Rp26 miliar.
10 Saham Paling Dilepas Asing
Bumi Resources (BUMI) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing dengan volume 1,8 miliar lembar senilai Rp456,8 miliar.
Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dijual asing 31,8 juta lembar senilai Rp119,9 miliar.
Bank Mandiri (BMRI) dilepas 21 juta lembar senilai Rp102,5 miliar.
Bank Central Asia (BBCA) dijual 10,3 juta lembar senilai Rp85,8 miliar.
Rukun Raharja (RAJA) dilepas 8 juta lembar senilai Rp55,2 miliar.
Sinergi Inti Andalan Prima (INET) dijual 82,4 juta lembar senilai Rp54,4 miliar.
Darmi Bersaudara (DEWA) dilepas 114,7 juta lembar senilai Rp49,6 miliar.
Telkom Indonesia (TLKM) dijual 8,5 juta lembar senilai Rp30,8 miliar.
Kalbe Farma (KLBF) dilepas 15,4 juta lembar senilai Rp19,1 miliar.
GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dijual asing 236,5 juta lembar senilai Rp15,1 miliar.***

