Portal Pantura – Sebanyak tiga juta orang yang telah tercatat sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos) hingga kini belum menerima haknya. Persoalan administrasi menjadi salah satu hambatan utama yang memperlambat penyaluran bantuan tersebut.
Dari total tiga juta orang itu, sekitar satu juta merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), sedangkan dua juta sisanya terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Nontunai (BPNT). Mereka semua sudah masuk dalam sistem, namun bantuan belum bisa dicairkan.
Pembaruan Data Jadi Pangkal Masalah
Kondisi ini tak lepas dari proses pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), basis data yang digunakan pemerintah untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima bansos. Data tersebut diperbarui setiap tiga bulan sekali guna mengakomodasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru yang sebelumnya belum terdaftar.
Namun, proses pembaruan ini justru memunculkan tantangan tersendiri. Setiap kali ada penambahan data, dibutuhkan waktu untuk menyelesaikan berbagai proses administrasi sebelum bantuan benar-benar bisa disalurkan ke tangan penerima.
Tak Punya Rekening Bank, Pencairan Terhambat
Selain urusan administrasi, satu kendala lain yang cukup signifikan adalah banyaknya KPM yang tidak memiliki rekening bank. Padahal, mekanisme pencairan bansos umumnya dilakukan melalui transfer perbankan. Kondisi ini membuat sejumlah penerima harus menunggu lebih lama hingga solusi alternatif penyaluran tersedia.
Cara Cek Status Penerimaan Bansos Secara Online
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima bansos, Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan dua cara pengecekan yang bisa dilakukan secara mandiri.
Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui Play Store atau App Store, lalu buka dan pilih menu Cek Bansos. Isi data wilayah sesuai KTP mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan, kemudian masukkan nama lengkap dan kode captcha yang tersedia. Klik Cari Data. Jika NIK terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan, status penerima, serta periode pencairan.
Melalui Situs Resmi Kemensos
Kunjungi laman resmi di https://cekbansos.kemensos.go.id, lalu lengkapi data wilayah sesuai KTP dan isi nama lengkap penerima. Masukkan kode captcha, kemudian klik Cari Data. Hasil pencarian akan menampilkan jenis bansos yang diterima lengkap dengan status dan jadwal penyalurannya.
Berapa Besaran Bantuan yang Diterima?
Pemerintah menetapkan beberapa jenis dan besaran bansos yang berlaku saat ini, di antaranya:
- BPNT: Rp200.000 per bulan, atau Rp600.000 jika dicairkan sekaligus untuk periode tiga bulan.
- PKH 2026: Besaran bervariasi tergantung kategori penerima, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.
- Bantuan Beras: Sebanyak 20 kilogram per KPM setiap bulan.
- PBI-JKN/BPJS PBI: Iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42.000 per orang per bulan yang ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
Pemerintah Diminta Percepat Proses
Kondisi ini menunjukkan bahwa pendataan dan penyaluran bansos masih membutuhkan perbaikan sistem yang lebih cepat dan responsif. Keterlambatan penyaluran, meski hanya bersifat sementara, tetap berpotensi berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat yang membutuhkan bantuan tersebut.
Masyarakat yang merasa berhak namun belum menerima bantuan disarankan untuk segera mengecek status secara online atau menghubungi petugas sosial di daerah masing-masing guna mendapatkan informasi lebih lanjut.***

