Portal Pantura, Jakarta – Indonesia memiliki sejumlah bank digital yang sahamnya diperdagangkan secara publik di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berikut daftar lengkapnya.
1. Bank Jago (ARTO)
Bank Jago menjadi favorit nasabah muda berkat fitur dompet virtualnya yang memudahkan pengaturan keuangan.
Perusahaan ini berdiri sejak 1992 dengan nama Bank Artos Indonesia. Tercatat di bursa pada 2016. Pernah dikontrol Jerry Ng dan Patrick Sugito Walujo.
Produk utama:
- Tabungan dan deposito
- Kredit via mitra (Kredit Pintar)
- Kartu debit
- Fitur tagih uang dan analisis pengeluaran
2. Bank Amar Indonesia (AMAR)
Beroperasi sejak 1991, Bank Amar bertransformasi digital pada 2015. Pelopor platform pinjaman digital Tunaiku.
Produk utama:
- Simpanan: tabungan proteksi, tabungan celengan
- Pinjaman ritel
- Layanan nasabah bisnis
3. Bank Aladin Syariah (BANK)
Bank digital syariah pertama di Indonesia. Berdiri 1994, awalnya bernama Bank Net Indonesia Syariah. Kini dimiliki Aladin Global Ventures.
Produk utama:
- Rekening syariah
- Deposito
- Tabungan haji dan umrah
- Layanan premium eksklusif
Target nasabah: perorangan dan bisnis.
4. Bank Neo Commerce (BBYB)
Dulunya Bank Yudha Bhakti yang beroperasi sejak 1989. Transformasi digital baru dilakukan belakangan.

