Portal Pantura – Kabar baik bagi jutaan warga penerima bantuan sosial. Kini, mengecek status bansos tak perlu lagi antre panjang di kantor kelurahan atau dinas sosial. Cukup bermodal ponsel dan koneksi internet, hasilnya langsung bisa diketahui dalam hitungan menit.
Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyediakan dua kanal digital resmi untuk pengecekan status penerima bantuan sosial (bansos). Layanan ini hadir untuk mempermudah akses informasi bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Cek Bansos Lewat Aplikasi “Cek Bansos“
Cara paling praktis adalah menggunakan aplikasi resmi Kemensos bernama Cek Bansos. Aplikasi ini tersedia gratis di Play Store (Android) maupun App Store (iOS).
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi, lalu daftarkan akun baru.
- Pilih jenis bantuan yang ingin dicek, misalnya Program Keluarga Harapan (PKH).
- Masukkan data wilayah sesuai KTP, seperti provinsi, kabupaten/kota, hingga desa/kelurahan.
- Isi nama lengkap sesuai KTP.
- Ketuk tombol “Cari Data” dan tunggu hasilnya muncul.
Proses ini hanya membutuhkan waktu beberapa detik. Hasilnya menampilkan apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
Cek Bansos Lewat Website Resmi Kemensos
Tidak ingin mengunduh aplikasi? Pengecekan juga bisa dilakukan langsung melalui browser di ponsel atau komputer.
Ikuti langkah berikut:
- Buka browser dan kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah secara bertahap: provinsi → kabupaten/kota → kecamatan → desa/kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Isi kode verifikasi (captcha) yang tertera di layar.
- Klik “Cari Data” untuk melihat hasil pencarian.
Pastikan nama yang dimasukkan sesuai persis dengan data di KTP agar hasil pencarian akurat.
Program Bansos yang Bisa Dicek
Melalui dua kanal digital tersebut, masyarakat dapat mengecek status penerimaan untuk berbagai program bansos unggulan Kemensos, antara lain:
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Program bantuan tunai bersyarat ini menyasar keluarga miskin dan rentan. Manfaatnya mencakup dukungan untuk ibu hamil, anak usia dini, pelajar, penyandang disabilitas, hingga lansia.

