TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Ekonomi

Cek Bansos PKH dan BPNT 2026 Gagal? Ini 5 Kesalahan yang Sering Terjadi

×

Cek Bansos PKH dan BPNT 2026 Gagal? Ini 5 Kesalahan yang Sering Terjadi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi uang. (Mufid Majnun)
Ilustrasi uang. (Mufid Majnun)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura – Ribuan warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan () dan Bantuan Pangan Non Tunai () mengalami kendala saat mengecek status kepesertaan mereka secara online. Meski telah mengakses situs resmi Kementerian Sosial, hasil pencarian kerap menampilkan data kosong atau tidak ditemukan.

Permasalahan ini bukan semata-mata gangguan sistem, melainkan lebih sering disebabkan oleh kesalahan teknis dari pengguna saat memasukkan informasi pribadi. Pemahaman yang tepat terhadap prosedur pengecekan menjadi kunci agar verifikasi status berjalan lancar.

Lima Kesalahan Paling Umum

Berdasarkan keluhan masyarakat, terdapat lima kesalahan teknis yang paling sering terjadi dan menghambat proses pengecekan 2026:

iklan

1. Penulisan Nama Tidak Sesuai KTP

Kesalahan terbanyak adalah penggunaan nama panggilan atau singkatan. Sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) hanya mengenali nama lengkap yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk. Misalnya, penulisan “Budi” tidak akan terbaca jika nama resmi di KTP adalah “Budi Santoso”.

2. Ketidaksesuaian Data Wilayah

Pemilihan wilayah domisili yang tidak tepat—mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa—menjadi kendala berikutnya. Data yang dimasukkan harus identik dengan informasi yang terdaftar di sistem DTKS dan sesuai alamat KTP.

3. Kesalahan Pengetikan (Typo)

Perbedaan satu huruf saja dapat membuat sistem gagal menemukan data. Pengguna kerap kurang teliti saat mengetik, terutama untuk nama yang memiliki ejaan khusus atau huruf ganda.

4. Data Belum Diperbarui

Nur Cinta

Terbaru dari Nur Cinta