- Dexlite: Rp14.700 per liter (naik Rp800)
- Pertamina Dex: Rp15.000 per liter (naik Rp800)
- Biosolar (subsidi): Rp6.800 per liter (tetap)
BBM Subsidi Tidak Mengalami Perubahan
Pemerintah mempertahankan harga dua jenis BBM bersubsidi. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter. Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Kedua jenis BBM ini diperuntukkan bagi kendaraan tertentu sesuai ketentuan pemerintah. Penggunaan BBM subsidi harus sesuai aturan yang berlaku.
Penyesuaian Harga Mengikuti Dinamika Pasar
Kenaikan harga BBM non-subsidi umumnya mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga memengaruhi.
Pertamina secara berkala melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi. Mekanisme ini berlaku untuk menjaga keseimbangan antara harga pasar dan operasional.
Masyarakat diimbau untuk memilih jenis BBM sesuai spesifikasi kendaraan. Penggunaan BBM dengan oktan yang tepat dapat mengoptimalkan performa mesin.
Kenaikan harga BBM ini berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat. Terutama bagi pengguna kendaraan pribadi yang menggunakan BBM non-subsidi.
Pemerintah hingga saat ini belum merilis pernyataan resmi terkait kenaikan harga BBM Pertamina di awal Desember 2025 ini.***

