Portal Pantura – Bank Negara Indonesia (BNI) membuka kembali program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang membutuhkan tambahan modal usaha.
Program ini menawarkan suku bunga rendah dan proses pengajuan yang dapat dilakukan secara online melalui smartphone.
Syarat Umum Peminjam
Calon nasabah harus memenuhi empat persyaratan dasar berikut:
Pertama, pemohon harus warga negara Indonesia. Kedua, usia minimal 21 tahun atau sudah menikah meski belum mencapai usia tersebut. Ketiga, usaha yang dijalankan sudah berjalan minimal enam bulan. Keempat, pemohon tidak memiliki kredit aktif di bank lain.
Dokumen untuk Perseorangan
Pelaku usaha perorangan perlu menyiapkan enam jenis dokumen.
Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga menjadi dokumen identitas utama. Bagi yang sudah menikah namun berusia di bawah 21 tahun, harus melampirkan surat nikah.
Untuk legalitas usaha, diperlukan Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil dari pemerintah daerah atau surat keterangan usaha dari kelurahan setempat.
Khusus pengajuan KUR di atas Rp50 juta, pemohon wajib melengkapi dua dokumen tambahan: fotokopi dokumen jaminan dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Dokumen untuk Badan Usaha
Badan usaha memiliki persyaratan dokumen yang sedikit berbeda.
Selain fotokopi KTP dan Kartu Keluarga, diperlukan surat izin usaha atau keterangan usaha dari pemerintah daerah. Alternatif lain adalah surat keterangan dari kelurahan atau izin usaha lainnya yang sah.
Sama seperti perseorangan, pinjaman di atas Rp50 juta memerlukan fotokopi dokumen jaminan dan NPWP.
Biaya administrasi KUR maksimal Rp150.000 per nasabah. Nasabah yang terlambat membayar cicilan akan dikenakan denda lima persen per tahun dari saldo tunggakan.
Langkah Pengajuan Online
Proses pengajuan KUR BNI 2025 dapat dilakukan sepenuhnya melalui smartphone dengan mengikuti 12 langkah berikut.
Langkah pertama, buka situs eform.bni.co.id melalui browser smartphone. Pilih menu “Pengajuan KUR” yang tersedia di halaman utama.
Bagi yang sudah terdaftar, lakukan login menggunakan akun yang ada. Pengguna baru perlu mengklik tombol “Daftar” untuk membuat akun terlebih dahulu.
Setelah masuk, lengkapi formulir pengajuan dengan mengisi data dari KTP dan Kartu Keluaga. Isi pula informasi lengkap mengenai usaha yang dijalankan.
Pilih jenis KUR yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Unggah semua dokumen persyaratan yang telah disiapkan dalam format digital.
Tentukan jumlah plafon pinjaman yang dibutuhkan dan tenor pembayaran yang diinginkan. Periksa kembali seluruh data yang telah diisi, lalu konfirmasi dan kirim pengajuan.
Setelah pengajuan terkirim, pihak BNI akan melakukan proses verifikasi dokumen dan data yang disampaikan. Proses ini membutuhkan waktu beberapa hari kerja.
Jika pengajuan disetujui, BNI akan menghubungi pemohon untuk proses selanjutnya. Dana pinjaman akan dicairkan sesuai prosedur yang berlaku.
Keunggulan Program
KUR BNI 2025 menjadi pilihan menarik bagi pelaku UMKM karena beberapa alasan.
Suku bunga yang ditawarkan relatif rendah dibandingkan kredit komersial biasa. Tenor pembayaran juga fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kemampuan usaha.
Proses pengajuan yang dapat dilakukan secara online memudahkan pelaku usaha tanpa harus datang ke kantor cabang. Persyaratan dokumen juga tidak terlalu rumit.
Program ini khusus dirancang untuk membantu UMKM mengembangkan usahanya dengan akses permodalan yang terjangkau.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Calon peminjam harus memastikan usaha yang dijalankan sudah berjalan minimal enam bulan dengan aktivitas yang jelas.
Kelengkapan dokumen sangat penting untuk mempercepat proses persetujuan. Pastikan semua dokumen disiapkan dalam kondisi baik dan masih berlaku.
Hitung dengan cermat kemampuan membayar angsuran agar tidak terkena denda keterlambatan. Konsultasikan dengan pihak BNI jika ada pertanyaan terkait pengajuan.***

