Simulasi Cara Menghitung KWh Token Listrik
Anda bisa memprediksi jumlah kWh yang akan masuk ke meteran sebelum membeli token. Rumus dasarnya adalah nilai pembelian dikurangi PPJ, lalu dibagi tarif per kWh.
Sebagai contoh, berikut simulasi pembelian token Rp 100.000 untuk daya 1.300 VA dengan asumsi PPJ daerah sebesar 3 persen:
-
Nominal Token: Rp 100.000
-
Potongan PPJ (3%): Rp 3.000
-
Dana Bersih: Rp 97.000
-
Tarif Daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
-
Hasil Pembagian: Rp 97.000 dibagi Rp 1.444,70
Melalui perhitungan tersebut, pelanggan dengan daya 1.300 VA akan mendapatkan sekitar 67,14 kWh dari pembelian token Rp 100.000.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa sisa kuota kWh pada meteran rumah secara berkala. Hal ini penting untuk menghindari listrik padam tiba-tiba, terutama saat pemakaian alat elektronik sedang tinggi.***

