Portal Pantura – Warren Buffett baru saja merilis annual letter terakhirnya. Pengumuman ini mengejutkan para pengikutnya di seluruh dunia, termasuk investor muda yang telah membaca semua suratnya sejak era 1970-an.
Annual letter Buffett selama ini menjadi panduan investasi bagi ribuan investor. Kini, tradisi tersebut berakhir. Namun, warisan pemikirannya tetap abadi.
1. Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri
Buffett menekankan pentingnya memaafkan kesalahan diri sendiri. Dalam paragraf penutup suratnya, ia menulis bahwa manusia pasti membuat kesalahan.
“Jangan terlalu keras pada diri sendiri ketika melakukan kesalahan,” tulis Buffett.
Yang penting adalah belajar dari kesalahan tersebut. Bahkan Buffett sendiri mengakui banyak melakukan kesalahan investasi. Mulai dari melewatkan peluang hingga salah memilih saham.
Ray Dalio pernah mengatakan: Pain + Reflection = Progress. Ketika jatuh dan refleksi, hidup akan berkembang.
2. Kehebatan Diukur dari Kebaikan
Buffett menolak mengukur kehebatan seseorang dari kekayaan, popularitas, atau kekuasaan.
“Ukuran kehebatan adalah bagaimana seseorang membantu orang lain,” tulisnya.
Dalam annual letter terakhir, Buffett bahkan menyebutkan bahwa petugas kebersihan di Berkshire Hathaway setara dengan chairman perusahaan.
Semua manusia sama di matanya. Tidak ada perbedaan derajat berdasarkan jabatan atau penghasilan.
Tim Redaksi
