Di masa mudanya, Buffett membeli kelas public speaking dari Dale Carnegie. Investasi ini ia anggap paling menguntungkan dalam hidupnya.
Berkat kelas tersebut, ia bisa memimpin shareholder meeting, berbicara di kongres, dan menulis annual letter dengan percaya diri.
Buffett adalah lifelong learner. Setiap hari ia membaca laporan keuangan, berita bisnis, dan buku. Ruang khusus di apartemennya penuh dengan koleksi buku.
Investasi pada ilmu tidak pernah berhenti. Bahkan artikel berbahasa Mandarin ia pelajari untuk memahami perkembangan global.
6. Jaga Reputasi dengan Nyawa
Buffett pernah mengatakan: “Butuh puluhan tahun membangun reputasi, tapi hanya 5 menit untuk menghancurkannya.”
Saat krisis finansial 2008, ia berpesan pada semua manajer perusahaannya: “Anda boleh kehilangan uang saya, tapi jangan rusak reputasi saya.”
Reputasi adalah aset yang compounding. Investor sukses mendapat kesempatan investasi terbaik bukan hanya karena punya uang, tapi karena punya reputasi baik.
Integritas dan moral menjadi kunci dalam membangun reputasi jangka panjang.
7. Pilih Orang yang Tepat
Buffett selalu memilih orang berdasarkan value dan loyalitas, bukan hanya skill.
Karyawan di Berkshire Hathaway banyak yang bekerja puluhan tahun. Mereka menjadi sangat makmur karena kepercayaan dan loyalitas mereka.
Tim Redaksi
