Sistem Penanggalan Jawa
Kalender Jawa menggunakan sistem lunar, serupa dengan kalender Hijriah. Namun ada perbedaan mendasar.
Dalam kalender Jawa, pergantian hari dimulai saat matahari terbenam atau bakda Magrib. Bukan pada tengah malam seperti kalender Masehi.
IKLAN
Sistem ini memadukan dua siklus sekaligus. Pertama, Saptawara atau tujuh hari dalam sepekan. Kedua, Pancawara atau lima hari pasaran, yakni Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi. Perpaduan keduanya menghasilkan weton yang diyakini memiliki makna tersendiri bagi kehidupan masyarakat Jawa.***
Berita Pilihan
Tim Redaksi
Reporter
Yudhi P
Penulis
---
Editor
Portal Pantura
