Portal Pantura, Bogor – Aksi protes dari sejumlah organisasi kewartawanan di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor mendapat perhatian publik.
Kritik dan apresiasi terhadap aksi tersebut disampaikan oleh Erwin Ramali, Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) DKI Jakarta.
Menurutnya, aksi tersebut merupakan cerminan demokrasi sekaligus dukungan moral terhadap profesi jurnalis.
Aksi Protes sebagai Wujud Demokrasi
Erwin menyebut bahwa aksi yang dilakukan para wartawan dan organisasi media mengandung nilai-nilai luhur.
“Aksi intelektual ini merupakan bagian dari demokrasi. Mereka menyuarakan keberatan atas pernyataan Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Bogor yang dianggap melecehkan profesi jurnalis,” ujar Erwin.
Erwin juga memberikan apresiasi kepada Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, yang secara langsung menemui peserta aksi dan menyampaikan permintaan maaf atas nama Dinsos dan Ketua IPSM, Supiah.
“Tindakan Farid menunjukkan jiwa kepemimpinan yang bertanggung jawab. Sikap ini patut diapresiasi,” tambahnya.
Latar Belakang Aksi Protes
Aksi damai yang melibatkan 25 organisasi kewartawanan dan puluhan jurnalis ini dipicu oleh unggahan Supiah di media sosial yang menyebut “media abal-abal.”
Pernyataan tersebut memicu kemarahan di kalangan jurnalis karena dianggap mencemarkan profesi mereka.
Dalam orasinya, koordinator aksi, Harun, menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk solidaritas untuk menjaga martabat profesi jurnalis.
Tim Redaksi
