Langkah ini mendapat apresiasi dari peserta aksi, termasuk Mustofa Hadi Karya alias Opan, penanggung jawab aksi.
Ia menyebut bahwa tindakan Farid menunjukkan keterbukaan pemerintah untuk memperbaiki hubungan dengan media.
“Kami menghargai permintaan maaf Supiah yang disampaikan langsung. Langkah ini mencerminkan itikad baik untuk memperbaiki hubungan antara jurnalis dan pemerintah,” ujar Opan.
Pilar Keempat Demokrasi
Opan berharap sinergi antara pemerintah daerah, khususnya Dinsos, dan jurnalis dapat semakin erat.
Ia mengingatkan pentingnya peran jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi.
“Kami bertugas sebagai kontrol publik untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan baik.
Kritik yang kami sampaikan adalah bentuk kepedulian agar program pemerintah lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Aksi protes ini mencerminkan pentingnya dialog terbuka dalam menyelesaikan konflik.
Langkah mediasi yang dilakukan menunjukkan bahwa kerja sama antara pemerintah dan media dapat terjalin dengan lebih baik, asalkan kedua belah pihak saling menghormati.***
Tim Redaksi
