Portal Pantura, Tegal – Tasyakuran di KPH Pekalongan Barat ini merupakan bentuk pembinaan serta introspeksi diri pekerjaan selama tahun 2024, sekaligus persiapan untuk tahun 2025.
Tasyakuran dan pembinaan tersebut ini diadakan dalam Gedung Pertemuan KPH Pekalongan Barat pada Kamis 9 Januari 2025 dihadiri oleh Administratur/KKPH, Wakil Administratur, Kepala Seksi serta Kepala Sub Seksi, Asper/KBKPH, KRPH, perwakilan Mandor, jajaran karyawan.
Dalam Tasyakuran tersebut diadakan pemberian santunan bagi 10 anak yatim Desa Tembok Luwung, Adiwerna Tegal dan tausiyah dan doa bersama Ustad Wakhidin.
Selain itu juga diberikan penghargaan kepada mandor dan karyawan terbaik berdasarkan pencapaian kerja berbagai kategori, seperti produksi getah pinus, bidang tanaman, dan tebang. RPH dan BKPH terbaik diumumkan berdasarkan hasil kinerja mereka.

Administratur KPH Pekalongan Barat, Prasetyo Lukito, mengapresiasi capaian yang diraih di tahun 2024 dan berpesan agar jajaran KPH terus meningkatkan kinerja dan mencapai target yang lebih tinggi pada tahun 2025.
“Kami mengharapkan momen ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran KPH Pekalongan Barat meningkatkan kinerja di tahun 2025” terang Prasetyo Lukito.
Ia menambahkan dengan mengacu pada slogan To Be Number One mengingatkan pentingnya introspeksi diri (muhasabah) dalam pekerjaan sehingga memperbaiki memperhatikan kekurangan, bersyukur atas apa yang telah dicapai.
Ditekankan oleh Administratur KPH Pekalongan Barat dalam momen ini juga serahkan nomor pekerjaan dan Surat Perintah Pekerjaan (SPK) sebagai acuan kerja untuk tahun 2025.
Penyerahan penghargaan diberikan bagi mandor kategori terbaik 1 produksi getah pinus capaian dibawah 50 ton yaitu Sunaryo mandor RPH Kalibakung dan terbaik 2 Nunung Darmono mandor RPH Igirklanceng.
Tim Redaksi
