Pelaku penyadapan diduga kuat merupakan Badan Intelijen Australia yang mengincar perangkat komunikasi saat berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di London.
Tidak hanya menyasar telepon genggam milik SBY, peretasan tersebut juga menargetkan komunikasi Ibu Negara Ani Yudhoyono serta sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara.
Penemuan Alat Sadap di Rumah Dinas Jokowi
Tindakan peretasan dan pengawasan secara diam-diam juga pernah menyasar Joko Widodo sewaktu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Kasus ini mulai terdeteksi dan diketahui publik pada bulan Desember tahun 2013 lalu.
Alat penyadap suara ditemukan secara langsung terpasang di dalam area rumah dinas Gubernur DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.
Temuan tersebut sempat memicu kekhawatiran besar terkait keamanan serta privasi pejabat publik yang sedang memegang posisi strategis.
Pengungkapan Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Kasus penyadapan paling mutakhir melanda kepemimpinan Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Aksi penyadapan diperkirakan telah berlangsung sejak tahun 2025 hingga bulan Oktober tahun 2026, sebelum akhirnya resmi terungkap pada tanggal 30 Oktober tahun 2026.
Pihak kepolisian dan aparat penegak hukum telah menetapkan beberapa nama sebagai tersangka utama dalam pengusutan skandal besar ini.
Sejumlah nama yang diseret ke ranah hukum antara lain mantan Kapolri sekaligus Kepala KSP Listyo Sigit Prabowo, Irjen Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Eko Hadi Santoso.

