TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Inside

Peringatan Hari Santri Nasional 2025: Sejarah, Tema, dan Makna 22 Oktober

×

Peringatan Hari Santri Nasional 2025: Sejarah, Tema, dan Makna 22 Oktober

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari Santri Nasional 2025: Sejarah, Tema, dan Makna 22 Oktober
Ilustrasi Santri. (Unsplash/Muh Makhlad)
IKLAN
Ukuran teks

Namun karakteristik santri lebih dari itu. Ada beberapa nilai yang melekat.

Teosentris. Santri meyakini segala hal berasal dari Allah dan kembali kepada-Nya.

Sukarela. Keikhlasan menjadi landasan mereka menuntut ilmu di pesantren.

iklan

Bijak. Santri dikenal sabar, rendah hati, dan taat pada hukum agama. Mereka juga menghormati perbedaan dan keberagaman.

Sederhana dan mandiri. Kehidupan pesantren yang terbatas membentuk karakter ini. Santri tidak bergantung pada orang lain, meski berasal dari keluarga mampu.

Relevansi Hari Santri di Era Modern

Hari Santri tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Nilai-nilai yang dibawa santri masih dibutuhkan.

Di era digital, santri diharapkan menjadi filter informasi. Mereka bisa menjadi benteng dari hoaks dan ujaran kebencian.

Dalam konteks kebangsaan, santri menjadi penjaga toleransi dan kebhinekaan. Peran ini sangat penting di tengah polarisasi sosial.

Santri juga diharapkan menjadi agen perubahan. Tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga sains dan teknologi.

Pesan Hari Santri

Peringatan Hari Santri bukan hanya untuk kalangan pesantren. Ini momentum bagi seluruh bangsa Indonesia.

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P