Portal Pantura, Brebes – Pemerintah Desa Karangjongkeng, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) 2027 pada Selasa, 21 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung di aula balai desa setempat ini berfokus menyusun strategi pembangunan di tengah penurunan drastis alokasi Dana Desa.
Kepala Desa Karangjongkeng, Mayor Infanteri (Purn) H. Abdul Mukhit, S.H., mengungkapkan pihaknya harus memutar otak agar program fisik dan nonfisik tetap berjalan.
“Alhamdulillah kami dapat Bantuan Keuangan (BK) dari gubernur maupun anggota DPRD,” ujar Mukhit di sela-sela kegiatan.
Ia menerangkan bahwa sepanjang tahun 2026, Desa Karangjongkeng berhasil mengamankan alokasi Bantuan Keuangan sebesar Rp900 juta.
Dari total alokasi tersebut, pembangunan senilai Rp600 juta telah direalisasikan secara bertahap untuk kepentingan warga.
Pembangunan Akses TPQ dan Proyek Prioritas 2027
Mukhit menegaskan komitmennya untuk segera merealisasikan pembangunan akses jalan menuju TPQ yang selama ini sangat dinantikan masyarakat.
Selain itu, dukungan dari para wakil rakyat melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD menjadi angin segar bagi percepatan infrastruktur desa.
Untuk tahun anggaran 2027, beberapa proyek fisik utama telah dipetakan demi memenuhi kebutuhan dasar lingkungan warga.
Rencana tersebut mencakup pembangunan bendung manual di wilayah Tanggeran, penambahan titik penerangan jalan umum, serta pembuatan talud penahan tanah.
Mukhit berharap besaran alokasi Dana Desa pada tahun 2027 mendatang dapat kembali meningkat demi kelancaran fleksibilitas anggaran.
“Semoga Dana Desa tahun 2027 bisa naik lagi sehingga dalam melaksanakan pembangunan bisa leluasa,” tuturnya.
Sinergi Kecamatan dan Usulan Musrenbangdes 2028
Camat Tonjong, Lukman Hakim, S.H., S.IP., mengapresiasi keaktifan jajaran pemerintah desa dan meminta penyusunan program kerja disesuaikan kebutuhan riil warga.
“Meskipun DD turun, saya harap Pemdes tetap semangat dalam membangun desa,” tegas Lukman memberikan motivasi.
Sementara itu, Kasi PMD Kecamatan Tonjong, Yuli Yuliawati, S.E., M.M., menambahkan bahwa agenda tersebut dilanjutkan dengan Musrenbangdes untuk tahun anggaran 2028.
“Saya harap masyarakat bisa proaktif mengusulkan rencana pembangunan,” kata Yuli dalam imbauannya kepada para peserta musyawarah.
Ia menjelaskan bahwa usulan yang diserap difokuskan pada program prioritas bernilai anggaran di atas Rp500 juta.
Seluruh usulan skala besar ini selanjutnya akan diajukan ke tingkat kecamatan melalui mekanisme Musrenbang Kecamatan Tonjong.
Adapun kesepakatan akhir musyawarah menghasilkan tiga usulan utama, yaitu pembangunan talud pengaman sungai, jembatan gantung, serta jembatan Kalilongkrang.***

