Portal Pantura – Pemerintah Kabupaten Tegal menegaskan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) berbasis desa melalui peluncuran Program Beasiswa SADESA.
Pada tahun ini, sebanyak 287 mahasiswa dari desa-desa di Kabupaten Tegal resmi menerima beasiswa penuh menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong akselerasi pembangunan manusia di sektor pendidikan.
Meskipun capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tegal melampaui rata-rata Provinsi Jawa Tengah (0,69) dan nasional (0,75),
Sayangnya masih terdapat kesenjangan signifikan antara harapan lama sekolah (12,96 tahun) dan rata-rata lama sekolah (7,36 tahun).
“Kami melihat semangat anak-anak kita sangat tinggi untuk kuliah, tapi masih banyak tertahan karena keterbatasan biaya dan akses.
Program SADESA ini hadir sebagai solusi konkret untuk memutus rantai itu,” ujar Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dalam sambutannya.
Program ini mencakup biaya pendidikan penuh, serta pembinaan berkelanjutan yang melibatkan perguruan tinggi mitra.
Pemerintah Kabupaten Tegal juga meminta komitmen para mahasiswa menyelesaikan studinya secara tuntas, agar tidak berhenti ditengah jalan perkuliahan
Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab, jika terdapat mahasiswa mengundurkan diri tanpa dipertanggungjawabkan maka beasiswa wajib dikembalikan,
Hal tersebut sesuai dengan perjanjian awal. Hal ini memastikan efektivitas program dan keberlanjutan bantuan bagi calon penerima di tahun-tahun berikutnya.
Program SADESA dirancang sebagai investasi jangka panjang, dampaknya akan terasa dalam masa 5–10 tahun mendatang.
Target utamanya adalah lahirnya para sarjana-sarjana desa yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing.
“Kita ingin di setiap desa tumbuh generasi baru, berpendidikan tinggi dan bisa menjadi motor perubahan sosial ekonomi.
Ini bukan program jangka pendek, tapi investasi masa depan,” lanjut Bupati.***
Tim Redaksi
