Portal Pantura, Tegal – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tegal sejak Jumat (23/1/2026) memicu bencana banjir di kawasan wisata Guci. Sejumlah destinasi wisata ikonik rusak parah. Akses jalan terputus. Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid merespons cepat. Ia menggratiskan tiket masuk ke kawasan wisata Guci untuk sementara waktu. Objek Wisata yang Terdampak Banjir meluluh-lantahkan beberapa objek wisata andalan di kawasan Guci. Taman Wisata Alam (TWA) Pancuran 13 dan Pancuran 5 milik Pemerintah Daerah mengalami kerusakan signifikan. Kolam pemandian air panas, salah satu daya tarik utama kawasan ini, juga terpaksa ditutup. Kondisi air yang keruh dan struktur yang rusak membuat area ini tidak aman untuk dikunjungi. Yang paling kritis adalah putusnya akses transportasi. Jembatan Jedor dan jembatan warga yang melintasi area TWA Pancuran 13 terputus total. Kondisi ini mengisolasi sebagian warga dan memutus jalur menuju objek wisata. Peninjauan Langsung Wakil Bupati Sehari setelah bencana, Sabtu (24/1/2026), Pelaksana Harian Bupati Tegal Ahmad Kholid langsung turun ke lapangan. Ia didampingi Kapolres Tegal, Wakil Kapolres, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata (Disporapar), serta Camat Bojong dan Bumijawa. Tim ini meninjau sejumlah titik terdampak banjir. Mereka menyusuri kawasan wisata yang rusak dan mengecek kondisi jembatan yang putus. "Untuk tiket masuk di pintu gerbang telah kami instruksikan agar ditiadakan sementara waktu," ujar Ahmad Kholid saat ditemui media di lokasi Jembatan Jedor yang terputus. Kebijakan Tiket Gratis Sementara Peniadaan tiket masuk berlaku mulai Sabtu (24/1/2026) hingga waktu yang belum ditentukan. Kebijakan ini berlaku di pintu gerbang utama kawasan wisata Guci. Ahmad Kholid menjelaskan, keputusan ini diambil mengingat kondisi kawasan yang belum memadai untuk dikunjungi wisatawan. Banyak fasilitas rusak. Akses menuju beberapa objek wisata terputus.